Lepas piket, anggota Polisi laut di Bali dipukuli pemabuk

Selasa, 17 Maret 2015 15:25 Reporter : Gede Nadi Jaya
Lepas piket, anggota Polisi laut di Bali dipukuli pemabuk Ilustrasi Polisi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota polisi yang bertugas di Pelabuhan Benoa, jadi bulan-bulanan pemuda asal NTT yang dalam keadaan mabuk. Penganiayaan tersebut terjadi di saat Aiptu Dewa Ketut Ngurah lepas jaga piket di KP3 Benoa, pagi tadi Selasa (17/3) di Denpasar Selatan, Bali.

Informasi yang didapat di Kepolisian, saat korban hendak melanjutkan tugas rutin usai piket yaitu patroli keliling di wilayah pelabuhan Benoa, mendapati pelaku bernama Nikodemus yang akrab disapa Niko, dalam keadaan mabuk ngamuk di jalan sambil membawa balok kayu.

"Anggota kami yang melihat pelaku mabuk di jalan berusaha untuk mengingatkan dan menyuruh pulang. Korban yang juga anggota kami dipukul dengan kayu balok dari belakang saat berbalik mengambil kendaraan," terang Kapolsek KP3 Benoa, Kompol Made Mudra, Selasa (17/3).

Korban yang saat itu merasa berhasil meredam emosi pelaku, langsung berbalik mengambil motor melanjutkan patroli. Tetapi di luar dugaan, pelaku malah memukuli anggota ini dari belakang dengan kayu. Puas melihat anggota Polisi ini tersungkur di tanah tanpa perlawanan, pelaku langsung kabur.

Sejumlah warga dan para ABK yang melihat kejadian tersebut dari kejauhan langsung mengejar pelaku. Giliran pemuda kelahiran Sumba Barat 18 ini 1990, ini dihakimi massa.

"Syukurlah saat terjadi tindak main hakim i‎ni anggota kami yang lain sedang melintas dan berhasil melerai tindakan main hakim warga. Sementara korban (anggota polisi), saat itu juga sudah siuman. Untuk saat ini pelaku sudah kita amankan," ungkap Mudra. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Pengeroyokan Polisi
  2. Polisi
  3. Denpasar
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini