Lepas Mudik Gratis, Airlangga: Tetap Waspada dan Taati Protokol Kesehatan

Jumat, 29 April 2022 10:42 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Lepas Mudik Gratis, Airlangga: Tetap Waspada dan Taati Protokol Kesehatan Airlangga Hartarto. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melepas ratusan pemudik dalam program mudik gratis di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (29/4). Dia melepas 20 bus yang akan berangkat menuju Solo hingga Brebes.

"Hari ini diberangkatkan 20 bus, dengan tujuan Sragen, Solo, Jogja, Indramayu, Cirebon, dan Tegal, Brebes. Kita lihat masyarakat senang karena diberikan kesempatan mudik gratis," kata Airlangga usai melepas para pemudik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu berharap dengan diperbolehkan mudik pada tahun ini, masyarakat harus tetap waspada sebab pandemi belum berakhir. Beberapa negara juga kali ini masih melakukan lockdown kembali, lantaran adanya varian virus baru.

"Karena itu prokes harus dijaga, bertemu keluarga silakan berjalan, hanya kalau jumlahnya terlalu besar, diatur di Inmendagri kalau lebih dari 100 yang berkumpul seharusnya makannya disimpan di kotak lebih steril," bebernya.

2 dari 2 halaman

Untuk diketahui sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat edaran pencegahan peningkatan jumlah kasus Covid-19 ketika halalbihalal Lebaran 2022. Dilarang menyediakan makan-minum di tempat hingga jumlah tamu dibatasi.

"Sehubungan perayaan Idulfitri 1443 Hijriah dan mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus Covid-19, maka dalam hal kegiatan halalbihalal oleh masyarakat, diminta kepada gubernur dan bupati/wali kota untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut," kata Mendagri dalam SE di Jakarta, Sabtu (23/4).

Berikut lengkapnya:

1. Kegiatan halalbihalal disesuaikan dengan level daerah kabupaten/kota yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM level 3, 2, dan 1 Covid-19 Jawa dan Bali.

Kegiatan juga disesuaikan dengan dan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM level 3, 2, dan 1 Covid-19 wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang berlaku.

2. SE mengatur maksimal jumlah tamu yang dapat hadir pada acara halalbihalal adalah 50 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori level 3, 75 persen untuk daerah yang masuk kategori level 2, dan 100 persen untuk daerah yang masuk kategori level 1.

3. Kegiatan halal bihalal dengan jumlah di atas 100 orang, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan).

"Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19," tulis SE Mendagri.

4. Mendagri mengingatkan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah dengan sekurang-kurangnya memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala, serta menjaga jarak. [eko]

Baca juga:
Wagub DKI: Tak Ada Politik Praktis soal Pemudik Pakai Kaus 'Anies Presiden'
Pemudik Gratis Pakai Kaos Anies Presiden, PSI: APBD Jangan Dipolitisasi
Mudik Gratis bagi Pemotor di Pelabuhan Tanjung Priok Masih Dibuka hingga 29 April
Ratusan Sepeda Motor Pemudik asal Jakarta Tiba di Terminal Tirtonadi Solo
Menhub Minta Kementerian dan Lembaga Bantu Sediakan Bus Mudik Gratis
Menhub Klaim Program Mudik Gratis Kurangi Kemacetan
Cerita Saimin Berebut Tiket Mudik Gratis Usai 2 Tahun Tak Pulang Kampung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini