Lepas dari Pantauan Ibu, Balita Hanyut di Saluran Irigasi

Jumat, 3 Juli 2020 12:21 Reporter : Yan Muhardiansyah
Lepas dari Pantauan Ibu, Balita Hanyut di Saluran Irigasi Balita di Sumut Hanyut. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Anju Riski Pratama Sitorus (3) lepas dari pantauan orang tuanya. Balita yang tinggal di Nagori Raja Maligas, Kecamatan Hutabayu Raja, Simalungun, Sumut, itu hanyut di saluran irigasi dan meninggal dunia.

Jasad Anju ditemukan di aliran Sungai Bah Tongguran, Kecamatan Bandar, Simalungun, Kamis (2/7) sore.

"Korban dilaporkan hanyut di saluran irigasi dekat rumahnya pada Rabu (1/7)," kata Kapolsek Tanah Jawa Kompol Syamsul Baharuddin, Jumat (3/7).

Peristiwa ini diawali saat ibu bocah itu, Irnawati Sianturi, mengajak sang anak membeli membeli gorengan, sekitar 150 meter dari rumah mereka. Saat sampai di tujuan, Anju lepas dari pantauan. Tanpa sepengetahuan ibunya yang sedang duduk-duduk di sana, dia bermain ke arah saluran irigasi.

Ibunya baru menyadari Anju hilang setelah 30 menit berselang. Saat akan pulang ke rumah, dia tak menemukan bocah itu.

Irnawati berusaha mencari Anju di sekitar saluran irigasi. Namun, bocah itu tetap tidak ditemukan. Warga sekitar pun membantu mencari Anju.

"Ibu korban akhirnya menduga anaknya sudah hanyut terbawa arus air irigasi. Pasalnya bila melihat air korban selalu ingin selalu mandi dan sering langsung terjun ke dalam air," jelas Syamsul.

Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Tanah Jawa. Warga bersama petugas kepolisian menyisir saluran irigasi. Namun pada hari pertama pencarian, Anju belum ditemukan.

Keesokan harinya, Kamis (2/7), petugas bersama unsur muspika dan warga kembali melakukan pencarian. Mereka kembali menyusuri saluran pengairan sampai ke muara irigasi di Huta Kucingan Bandar. Hingga sore pencarian itu belum juga membuahkan hasil.

Petugas Polsek Tanah Jawa kemudian berkoordinasi dengan Polsek Bosar Maligas untuk meminta bantuan pencarian di wilayah mereka.

"Berselang beberapa jam kemudian Polsek Bosar Maligas memberikan informasi kepada bahwa mereka telah menemukan seorang bocah hanyut tenggelam dengan keadaan sudah meninggal dunia di aliran sungai Bah Tongguran, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun," jelas Syamsul.

Petugas dari Polsek Tanah Jawa dan warga langsung meluncur ke lokasi penemuan korban guna memastikan identitas korban. "Ternyata benar, korban adalah balita yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi," papar Syamsul.

Petugas dan warga langsung mengevakuasi mayat korban ke Puskesmas Maligas I. Jasadnya divisum sebelum dibawa ke rumah duka. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Medan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini