Rutan Cipinang Penuh, Ahmad Dhani Ditempatkan di Aula Bersama 200 Napi Baru

Selasa, 29 Januari 2019 11:47 Reporter : Nur Habibie
Rutan Cipinang Penuh, Ahmad Dhani Ditempatkan di Aula Bersama 200 Napi Baru Ahmad Dhani di mobil tahanan. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Musisi Ahmad Dhani menjalani hari pertama hukuman di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang Kelas I, Jakarta Timur. Ia ditahan usai divonis 1 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus ujaran kebencian.

Saat ini, Ahmad Dhani ditempatkan bersama dengan narapidana kasus lainnya yang memang baru saja masuk berbarengan dengan dirinya ditahan pada Senin (28/1) kemarin.

"Ya emang harus digabung (dengan napi lain). Itu tahanan yang baru-baru masuk. Kita kan harus selektif, di dalam kan ada 4.300 orang tahanan dan kapasitasnya 1.000 orang diisi 4.300 orang, overnya itu 400 persen lebih. Oleh sebab itu, Ahmad Dhani dengan tahanan baru yang masuk kemaren itu saya gabungkan jadi satu dulu, saya tutup," kata Kepala Rutan Cipinang Oga Darmawan saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (29/1).

Ia pun menjelaskan, Ahmad Dhani sementara ditempatkan dengan 200 narapidana yang baru masuk lainnya selama satu minggu. Hal itu dilakukan agar tak adanya kesalahan penempatan Ahmad Dhani dengan narapidana lainnya.

"Supaya kita lihat dulu ini 3 hari sampai seminggu ini yang berteman, yang cocok dengan Ahmad Dhani siapa-siapa saja, saya tidak mau ambil risiko. Tahu-tahu saya taruh dengan ini yang bermusuhan dengan Ahmad Dhani atau berseberang pemikirannya kan, ini sampai luka sedikit kan itu tanggung jawab saya, karena pihak kejaksaan nitipnya sama saya," ujarnya.

"(Sekarang Ahmad Dhani dengan) Sekitar 200 orang di aula, kita kumpulkan dulu. Karena kalau nanti masuk dalam blok, kita kan enggak ngerti orang ini kan," sambungnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan atau 18 kurungan penjara kepada politisi Gerindra Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian. Selain itu, Hakim juga memerintahkan untuk segera menjebloskan Ahmad Dhani ke Lembaga Pemasyarakatan (LP).

"Menjatuhkan terdakwa Ahmad Dhani dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan, memerintahkan agar terdakwa untuk ditahan," ucap M. Ratmoho membacakan amar putusan, Senin (28/1).

Seusai mendengarkan putusan tersebut, Ahmad Dhani didampingi dua pengacara langsung menuju ke mobil tahanan. Diam seribu bahasa, Dhani dan pengacara hanya selalu berpose salam dua jari baik sebelum menaiki mobil maupun di dalam kursi mobil tahanan dengan ditemani oleh putranya yang bernama Dul.

Usai sehari bermalam di Cipinang, Dhani langsung dijenguk oleh sang ibunda, Joyce Theresia Pamela Kohler. Ibunda Dhani tiba sekitar pukul 10.18 WIB dengan menggunakan mobil jenis elf warna hitam doof dengan nomor polisi B 7378 SDA.

Joyce datang didampingi dengan beberapa orang tim manejemen dari Ahmad Dhani salah satunya yakni Maria.

Joyce yang menggunakan baju warna putih, garis hitam dan kerudung warna hitam-putih ini pun tak memberikan penjelasan sedikit pun kepada awak media. Ia bersama dengan delapan orang lainnya langsung masuk ke dalam dengan membawa sejumlah bungkusan tas dan plastik.

"Mulan enggak ikut, badannya lagi enggak enak sakit. Ini datang jenguk sama keluarga," ujar Maria sambil berjalan masuk ke dalam pintu Rutan Cipinang, Selasa (29/1). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini