Langgar Protokol Kesehatan, Warga Solo akan Disanksi Tahan KTP 14 Hari

Selasa, 14 Juli 2020 13:26 Reporter : Arie Sunaryo
Langgar Protokol Kesehatan, Warga Solo akan Disanksi Tahan KTP 14 Hari fx rudyatmo. ©2019 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Melonjaknya kasus Covid-19 di Solo membuat Pemerintah Kota bersikap tegas. Masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi tegas. Bentuk sanksinya adalah KTP (kartu tanda penduduk) pelaku akan ditahan selama 14 hari.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (Rudy) mengatakan, sanksi tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat yang diikuti seluruh stakeholder terkait, baik OPD maupun vertikal. Rudy menegaskan, wajib hukumnya masyarakat Kota Solo untuk taat pada protokol kesehatan salah satunya dengan memakai masker terutama di lokasi publik.

"Masyarakat wajib hukumnya mentaati protokol kesehatan. Ada sanksi tegas yang melanggar. KTP akan kita tahan 14 hari," ujar Rudy di sela apel penyemprotan disinfektan di halaman Balai Kota Solo, Selasa (14/7).

Rudy berharap sikap tegas pemerintah dan Gugus Pengendalian dan Pencegahan Covid 19 tersebut tidak dianggap sebagai tindakan arogan atau otoriter.

Baca Selanjutnya: Pihaknya sudah menyampaikan berulangkali bahwa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini