Lama tak punya keturunan, warga etnis Tionghoa tenggak racun

Senin, 3 Maret 2014 03:30 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Lama tak punya keturunan, warga etnis Tionghoa tenggak racun Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ana (45), wanita keturunan Tionghoa, ditemukan tewas di rumah kontrakannya Jalan Darma, Gang I Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura kemarin siang. Dia nekat bunuh diri lantaran belum memiliki keturunan.

Pemilik rumah kontrakan, Alim menceritakan, Ana selama ini tinggal berdua bersama suaminya bernama Kholik. Pasangan itu memang tidak mempunyai keturunan.

Dia menambahkan, Ana juga sering ditinggal sendiri oleh suaminya yang bekerja sebagai sopir. Selain itu, secara ekonomi kehidupan keluarga itu sangat sulit.

Dalam dua hari terakhir ini, kata dia, dirinya memang tidak melihat Ana keluar rumah. Selain itu, dirinya juga tidak mendengar adanya aktivitas sama sekali di dalam rumahnya.

Bahkan, lanjut Alim, Kholik sampai meneleponnya dan memintanya agar melihat kondisi istrinya. Sebab Kholik menyatakan korban tidak bisa dihubungi.

Mendengar hal itu, Alim mendatangi rumah korban dan melihat kondisi Ana sudah tidak bernyawa. Lalu, dirinya pun melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Saat itu saya mencoba mengetok pintu tapi tidak dibuka, setelah saya lihat dari lubang kecil, ternyata yang terlihat kakinya saja, saya langsung dobrak dan ternyata orangnya sudah tidak bernyawa," terang Alim, di Madura, seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/3).

Sementara itu, jajaran Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur kini masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara karena bunuh diri.

"Sampai saat ini kami belum bisa memastikan apa yang menjadi motif bunuh diri warga etnis Tionghoa itu dan kami masih melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak dan kerabat dekat korban," kata Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Mariyatun.

Mariyatun menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pihaknya mengungkapkan diduga korban bunuh diri dengan meminum racun yang menyebabkan mulut korban keluar busa.

"Tapi itu masih dugaan, karena penyelidikan hingga kini belum tuntas dilakukan," ujarnya. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Bunuh Diri
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini