'Ladang' Rezeki Anak Putus Sekolah di Lebak

Senin, 23 November 2020 08:02 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
'Ladang' Rezeki Anak Putus Sekolah di Lebak Puluhan anak putus sekolah di Lebak Menggeluti Wirausaha. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan anak putus sekolah di Kabupaten Lebak, Banten berkiprah dalam kewirausahaan agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerah ini.

"Kami hari ini banyak menerima pesanan desain grafis bentuk kemasan, banner, logo, gambar mug, sablon, dan spanduk," kata Hazrat Ali (18), seorang anak putus sekolah warga Warunggunung, Kabupaten Lebak dilansir Antara, Minggu (22/11).

Permintaan pesanan itu, bukan dari warga Kabupaten Lebak saja, namun juga dari Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. Kebanyakan pesanan itu jenis kemasan, banner, logo, gambar mug, sablon dan spanduk dengan harga Rp50 ribu sampai Rp500 ribu.

Saat ini, kata dia, omzet pendapatan relatif lumayan di tengah pandemi COVID-19, terlebih adanya pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga banyak pesanan logo, banner dan spanduk.

"Kami menggeluti usaha ini sudah menyerap tenaga kerja sebanyak lima orang," kata Hazrat Ali seraya mengaku tidak melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi karena faktor biaya.

Begitu juga anak putus sekolah lainnya, Siti Rika Agustina (18) mengatakan, kini menjalin kerja sama dengan koperasi untuk menampung produksi desain grafis bentuk pin, bros, gambar mug, dan kemasan. Sebab, lembaga koperasi tersebut dapat memasarkan produk hingga ke luar daerah.

Bahkan, kata dia, sejak sepekan terakhir banyak permintaan dan menyerap tenaga kerja sebanyak tiga orang. "Kami merintis usaha itu belum lama, dan banyak pesanan melalui koperasi itu," ujarnya pula.

Baca Selanjutnya: Ketua Pengelola Lembaga Kursus dan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Wirausaha
  3. Lebak
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini