Hot Issue

Kursi Empuk Orang Dekat Prabowo di Kemenhan

Rabu, 16 Desember 2020 07:18 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kursi Empuk Orang Dekat Prabowo di Kemenhan Prabowo lantik pejabat tim pelaksanaan dan tim ahli KKIP. ©2020 Dok. Kemenhan

Merdeka.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto resmi melantik Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo menjabat kepala tim pelaksanaan dan ahli Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Senin (14/12) kemarin. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Ketua Harian KKIP, Nomor: KEP/92/KKIP/XI/2020 tanggal 27 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan KKIP.

Dalam pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana serta sejumlah Pejabat Eselon I di lingkungan Kemhan.

"Saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas bersedianya saudara – saudara untuk mengabdi dan berbakti di komite ini. Untuk bersama-sama menghasilkan kebijakan-kebijakan yang tepat untuk pengembangan dan pembangunan industri pertahanan," kata Prabowo usai melantik di Ruang Hening Gedung Soedirman Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (14/12) kemarin.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Karo Humas Setjen Kemhan) Brigjen TNI IE Djoko Purwanto menjelaskan bahwa KKIP adalah komite yang mewakili pemerintah untuk mengoordinasikan kebijakan nasional. Serta dalam perencanaan, perumusan, pelaksanaan, pengendalian, sinkronisasi, dan evaluasi Industri Pertahanan.

Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, KKIP memiliki visi mencapai kemandirian pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam), yang didukung oleh industri pertahanan yang maju dan sumber daya manusia yang unggul. Dia juga menjelaskan industri Pertahanan Nasional merupakan bagian terpadu dari perencanaan strategis pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara.

Sebelum resmi dilantik menjadi pejabat KKIP, Suryo Prabowo ditunjuk Prabowo Subianto mengisi jabatan itu pada akhir Desember 2019 lalu. Suryo Prabowo yang selama ini dikenal kerap mengkritisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada masa Pilpres 2014 dan 2019 itu ditunjuk bersama rekan sejawatnya di militer Letjen Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai penasehat resmi di Kementerian Pertahanan.

Sjafrie Sjamsoeddin bukan orang baru di Kementerian Pertahanan. Sjafrie pernah menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan tahun 2005 di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kemudian pada tahun 2010 Sjafrie menjabat sebagai wakil menteri pertahanan.

Dia adalah teman satu angkatan Prabowo di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) dan lulus pada 1974. Ia pernah menjabat sebagai Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1975.

"(Sjafrie Sjamsoeddin) Asisten Khusus. Penasehat dengan tugas-tugas asistensi khusus," kata Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Senin (30/12).

Dahnil menjelaskan alasan Prabowo memilih Sjafrie dan Suryo Prabowo membantunya di Kemenhan. Selain memiliki pengalaman panjang sebagai Wamenhan dan Sekjen Kemhan, kapasitas Sjafrie diperlukan. Sementara Suryo Prabowo diminta memberikan masukan secara personal. Saat itu Dahnil mengatakan, tak ada jabatan resmi bagi Suryo Prabowo di Kementerian Pertahanan.

Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin sekaligus politisi PDIP menyoroti pengangkatan Suryo Prabowo sebagai Ketua Tim Pelaksana KKIP oleh Prabowo Subianto. Dia menilai sebagai orang yang sering mengkritisi Presiden Jokowi dan pemerintah, Suryo Prabowo seharusnya malu menerima jabatan tersebut.

"Masalahnya, dulu beliau kerap mengkritisi pemerintah dengan keras. Kemudian sekarang masuk KKIP, apa nggak malu? Kalau saya sih, maaf. Pastinya, bakal menolak jabatan itu. Ini menyangkut harga diri lah," ujar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/12).

Baca Selanjutnya: Deretan Orang Dekat Prabowo di...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini