Kunjungi Nias Selatan, Mendagri Tito Dapat Gelar Kehormatan 'Tuha Gari Sifaona Bawa'

Rabu, 11 Desember 2019 08:30 Reporter : Dedi Rahmadi
Kunjungi Nias Selatan, Mendagri Tito Dapat Gelar Kehormatan 'Tuha Gari Sifaona Bawa' Mendagri Tito Karnavian. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendapat gelar kehormatan adat dari tokoh adat saat berkunjung ke Desa Bawamataluo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Penyematan nama kehormatan adat 'Tuha Gari Sifaona Bawa' yang berarti pedang bermata dua kepada Mendagri dilakukan oleh tokoh adat Desa Bawamataluo diselingi dengan atraksi tari perang dan lompat batu oleh warga desa Bawamataluo.

Mendagri kepada seluruh masyarakat Nias yang hadir pada prosesi penyematan nama kehormatan adat mengaku sangat mengagumi adat dan budaya Nias sebagai bagian dari keragaman bangsa Indonesia.

"Saya melihat tanah di Kepulauan Nias sangat subur dan berpotensi besar untuk maju, Pulau Nias juga sangat indah," ucapnya, Selasa (10/12).

Menurut dia, di Kepulauan Nias dia melihat dari atas sebelum mendarat banyak tanaman, bukit, laut yang indah dan pulau-pulau yang banyak sekali dan masih biru.

Hal tersebut menandakan bahwa Kepulauan Nias merupakan daerah yang sangat potensial untuk berkembang.

"Kepulauan Nias juga memiliki peradaban yang sangat tinggi, salah satunya dapat dilihat dari cara berpakaian adat, begitu juga dari tata susunan rumah," ujarnya.

Selain itu, jalan yang lebar dan perumahan yang rapi menunjukkan bahwa para leluhur masyarakat Nias sudah paham bagaimana mengatur seni dan tari perang menunjukkan bahwa warga Nias adalah pemberani.

Dia mengajak masyarakat Nias agar keberanian itu digunakan untuk perang melawan kemiskinan, kesusahan, kelaparan dan ketertinggalan.

Tidak lupa dia memberitahu, dalam kapasitasnya sebagai Mendagri yang berperan sebagai pengawas pembangunan daerah, ia yakin Kepulauan Nias akan maju bila ada kerja sama yang baik dalam mendukung pembangunan karena potensi yang dimiliki sudah ada dan sangat besar.

Mengenai usulan pemekaran Provinsi Nias, menurut dia hal tersebut masih aspirasi dan butuh kajian yang matang baik dari segi kesiapan anggaran dan hal lainnya.

Namun hal yang paling menurut dia bagaimana mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias, karena potensi alam, wisata budaya dan potensi laut di Kepulauan Nias sangat luar biasa.

"Sebenarnya banyak yang perlu dikembangkan di Kepulauan Nias, tetapi bukan hanya memerlukan tangan tangan dari daerah, tetapi juga butuh tangan tangan dari provinsi dan pusat," katanya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini