Kubu Rizieq Serahkan Kontra Memori Banding Kasus Kerumunan ke Pengadilan Tinggi DKI

Kamis, 22 Juli 2021 16:33 Reporter : Bachtiarudin Alam
Kubu Rizieq Serahkan Kontra Memori Banding Kasus Kerumunan ke Pengadilan Tinggi DKI sidang rizieq syihab di PN Jaktim. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kuasa hukum mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, hari ini menyerahkan kontra memori banding perkara pelanggaran protokol kesehatan (prokes) kerumunan di Petamburan dan Megamendung ke Pengadilan Tinggi (PT), Jakarta.

"Kami telah menyerahkan kontra memori banding ke PT DKI Jakarta untuk perkara nomor 221,222, dan 226," kata pengacara Rizieq Syihab, Aziz Yanuar melalui pesan singkat, Kamis (21/7).

Aziz menjelaskan untuk Perkara Nomor 221 PT Jakarta telah menunjuk majelis hakim serta Panitera Pengganti.

"Sedang untuk perkara nomor 222 dan 226 masih majelis hakim yang sama dengan sebelumnya, sedang PP nya berganti dan akan diinfokan lebih lanjut," sebut Aziz.

Rizieq sendiri turut tercatat dalam Perkara Nomor 221 Kerumunan di Petamburan dan Perkara Nomor 226 untuk Kerumunan di Megamendung.

Sementara Perkara Nomor 222 meliputi lima mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI), yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi dan Maman Suryadi terjerat dalam kasus kerumunan di Petamburan.

"Untuk keseluruhan berkas perkara masih ada di paniteranya. Sedang untuk penangguhan masih dalam proses demikian," kata Aziz.

Lebih lanjut, untuk berkas banding kasus hasil tes swab di Rumah Sakit (RS) Ummi pada Perkara Nomor 223 Dirut RS Ummi, Andi Tatat, 224 menantunya Hanif Alatas, dan 225 Rizieq masih belum selesai.

"RS Ummi belum. Intinya ikan sepat ikan gabus lebih cepat lebih bagus," singkat Aziz.

Sebelumnya, dalam kasus kerumunan di Petamburan Majelis Hakim telah menjatuhkan hukuman delapan bulan penjara kepada Rizieq bersama Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi dan Maman Suryadi.

Sementara dalam kasus kerumunan di Megamendung, Rizieq dijatuhi vonis hukuman denda sebesar Rp20 juta.

Sedangkan dalam perkara RS Ummi, Rizieq dijatuhi vonis enam tahun penjara. Sedangkan menantunya Hanif Alatas, dan Dirut RS Ummi divonis dua tahun penjara. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini