Kubu Novel sebut ada dua mobil penyidik KPK disiram air keras

Selasa, 13 Maret 2018 23:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Konpers Novel setelah diperiksa Komnas HAM 7,5 jam. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota tim advokasi Novel Baswedan, Alghifari Aqsa menilai penyerangan terhadap Novel bukan merupakan serangan secara pribadi, tetapi juga lembaga KPK. Alghifari mengungkapkan ada dua penyidik KPK yang menjadi korban sama seperti Novel.

Mobil dua penyidik itu mendapatkan siraman air keras. Alghifari menduga dua penyidik tersebut tengah mengungkap kasus korupsi yang menjerat 'orang besar' di Indonesia.

"Ada 2 pegawai KPK yang juga disiram air keras mobilnya kemudian juga ada perusakan terhadap barangnya terkait tugas-tugasnya di KPK ketika mereka menyelidik kasus-kasus yang sensitif dan terkait dengan orang kuat," kata Alghifari di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Selasa (13/3).

Alghifari menutup rapat dua penyidik KPK yang dimaksud karena menyangkut keselamatan yang bersangkutan. Dia meminta awak media mengonfirmasi informasi tersebut kepada KPK.

"Mengenai kasus yang ditangani saya kira itu lebih baik ditanyakan ke KPK, jadi apa yang dialami oleh penyidik atau penyelidik tidak hanya kasus Novel dan tidak hanya 2 penyelidik. Dan penyelidik yang lain adalah ternyata ada banyak lain dan ini tidak dibuka oleh KPK ke piblik," ujar Alghifari.

Untuk itu, dia berharap Kepolisian segera mengungkap dan menindak tegas oknum yang berupaya menyerang penyidik KPK. Hal ini perlu dilakukan agar kasus penyerangan terhadap Novel tidak terulang kembali.

"Ketika ada penyerangan harus ada efek jera kepada orang-orang tersebut sehingga tidak berani lagi melakukan penyerangan terhadap KPK ataupun penyelidik KPK," tegasnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini