Kubu Agung meradang dituding Bamsoet peras bakal calon kepala daerah

Selasa, 28 Juli 2015 14:38 Reporter : Rizky Andwika
Kubu Agung meradang dituding Bamsoet peras bakal calon kepala daerah Yorrys datangi fraksi Golkar. ©2015 Merdeka.com/rizky

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Ancol, Yorrys Raweyai meminta Bendahara Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo membuktikan tudingan soal ada praktik pemerasan bagi bakal calon (balon) kepala daerah dari Partai Golkar oleh kubu Agung Laksono. Dia menilai pernyataan Bamsoet tersebut belum dapat dibenarkan jikalau belum ada bukti kuat yang ditemukan.

"Saya minta dia (Bamsoet) agar membuktikan jika benar-benar ada pemerasan calon kepala daerah dari Golkar," kata Yorssy di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (28/7).

Ketua tim sepuluh pihak Munas Ancol ini juga meminta agar semua pihak termasuk Bamsoet jangan mengeluarkan pernyataan yang membuat kisruh di Partai Golkar semakin runyam.

"Ini keluarga besar Partai Golkar, kalau buat peryataan yang elegan sedikit tidak usah menjelekkan ke saudara sendiri," katanya.

Yorrys kembali menegaskan jika pernyataan Bambang Soesatyo yang secara tersirat menyerang Golkar Munas Ancol itu hanya sebatas rumor. Oleh sebab itu, dia menuding balik bahwa Golkar Munas Bali juga bermain tak bersih dalam penjaringan calon kepala daerah.

"Saya berkaca pihak sana bersih kan tidak juga," ujarnya.

Sebelumnya, Bambang Soesatyo mendesak KPU mencari terobosan mengingat banyak calon kepada daerah yang berasal dari partai Golkar yang tengah bersengketa, terancam gagal mengikuti Pilkada. Dia menduga banyak calon kepala daerah tersandera oleh salah satu pihak/kubu yang menahan rekomendasi karena sang calon tidak sanggup memenuhi permintaan oknum Golkar dalam jumlah uang yang sangat besar.

"Karena tindakan tidak terpuji dari salah satu kubu di Golkar itu, tidak saja telah mencoreng wajah partai Golkar, namun juga menodai demokrasi serta mendzolimi kader terbaik partai yang hendak maju pilkada," tukasnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini