KSP: Pemerintah akan Menindak Tegas Organisasi Teroris di Poso, Papua dan Tempat Lain

Rabu, 12 Mei 2021 20:33 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
KSP: Pemerintah akan Menindak Tegas Organisasi Teroris di Poso, Papua dan Tempat Lain Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani. ©Liputan6.com/nafiez rambu rabbani

Merdeka.com - Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani menegaskan tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air. Jaleswari menanggapai kabar adanya pembunuhan 4 petani oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5), menyatakan sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal April lalu bahwa tidak ada sedikit pun tempat bagi terorisme di Tanah Air.

"Pemerintah akan menindak tegas pelaku dan organisasi teroris di Indonesia, baik di Poso, Papua, dan tempat lain di Indonesia," ujar Jaleswari melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (12/5).

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah membunuh 4 orang petani warga Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5).

Saksi warga setempat melaporkan bahwa pelaku tindakan keji ini adalah Qatar bersama 4 orang teroris lainnya yang merupakan anggota organisasi teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora.

Jaleswari menekankan Kantor Staf Presiden mengutuk keras dan memastikan bahwa aparat keamanan akan melakukan pengejaran dan penindakan terhadap kelompok teroris MIT.

Dia menyampaikan, tindakan kekejian yang dipertontonkan oleh para teroris MIT di tengah bulan suci Ramadan serta situasi pandemi Covid-19, menunjukkan watak dan perilaku para teroris sama sekali tidak memiliki nilai-nilai agama serta tidak memiliki nurani kemanusiaan.

Dia menekankan penindakan terhadap teroris dan terorisme ditujukan untuk menjamin rasa aman masyarakat, sehingga masyarakat bisa turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam proses pembangunan, serta menikmati hasil dari proses pembangunan tersebut yang merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan instrumen HAM internasional.

Terkait tindakan keji para teroris di Poso yang menimbulkan korban 4 orang petani ini, Kantor Staf Presiden akan memastikan kehadiran negara di tengah keluarga korban dan komunitas masyarakat sekitar. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini