KSP Kawal Ketat Pembangunan di Mandalika

Selasa, 27 April 2021 15:33 Reporter : Intan Umbari Prihatin
KSP Kawal Ketat Pembangunan di Mandalika Moeldoko datang ke Bali. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (27/4). Dalam kesempatan tersebut Moeldoko mengatakan KSP memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Moeldoko mengatakan pembangunan di kawasan tersebut tak hanya soal sirkuit MotoGP dan infrastruktur penunjang saja. Tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat lokal, baik dalam kawasan maupun di daerah penyangga pun tetap jadi perhatian.

"Perintah Presiden Jokowi sangat jelas tentang pengembangan Mandalika. Sehingga KSP harus bisa memastikan semuanya terdeliver dengan baik. Kalau ada sumbatan di lapangan akan kita buka, kalau ada hambatan akan kita tanyakan ke K/L terkait kenapa permasalahan ini sampai berlarut-larut," katanya, Selasa (27/4).

Dia mengatakan terdapat tiga faktor penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan pariwisata di Mandalika. Pertama, pembangunan budaya masyarakat setempat agar siap untuk menyambut wisatawan. Kedua, peningkatan kapasitas SDM, terutama pentingnya pelatihan hospitality untuk anak muda. Terakhir, perlu diperhatikan upaya untuk pembangunan situasi aman dan nyaman di Mandalika, sehingga wisatawan merasa seperti di rumah sendiri.

"Maka Pemerintah Daerah harus merespon dengan sungguh-sungguh, terutama dalam membangun budaya ramah," bebernya.

Sementara itu Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta memastikan seluruh pembangunan infrastruktur strategis di Mandalika akan selesai tahun ini. Meskipun gelaran MotoGP mundur pelaksanaannya di di bulan Maret 2022. Diketahui pembangunan infrastruktur yang akan selesai di tahun 2021 yaitu pembangunan Sirkuit Mandalika, pembangunan Jalan bypass BIL–Mandalika, Pengembangan Bandara Internasional Lombok dan homestay.

"Target penyelesaiannya tidak boleh mundur. Semua harus selesai di tahun ini," ungkap Febry.

Sementara itu, Deputi III KSP Panutan S. Sulendrakusuma menilai perlunya pengelolaan koordinasi oleh satu lembaga profesional dalam pengembangan KEK Mandalika. Bahkan, Panutan memastikan, KSP akan ikut melakukan koordinasi untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD NTB Lalu Hadrian Irfani mengharapkan adanya pelatihan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), manajemen pengelolaan homestay dan pelatihan tenaga UMKM.

"Sebab Mandalika akan menjadi perhatian dunia saat pelaksanaan MotoGP," bebernya.

Hadir dalam pertemuan tersebut beberapa Tenaga Ahli Utama KSP, anggota DPRD NTB dan juga Dinas Pari. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini