Kronologi Sebelum Wiranto Ditusuk 2 Terduga Teroris di Pandeglang

Jumat, 11 Oktober 2019 11:38 Reporter : Dwi Prasetya
Kronologi Sebelum Wiranto Ditusuk 2 Terduga Teroris di Pandeglang Wiranto diserang pria berpisau. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Insiden penusukan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto di Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Kamis (11/10) begitu membuat geger. Pasalnya, Wiranto ditusuk saat sedang menyalami warga setelah turun dari kendaraan, Kejadian ini berlangsung begitu cepat.

Berikut kronologi sesaat sebelum Wiranto ditusuk dua pelaku:

1 dari 4 halaman

Pukul 08.57

Wiranto dan rombongan tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang disambut oleh Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir, Danrem 064/MY Kolonel Inf Widiyatno, Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Dandim 0601 Pandeglang Letkol Inf Faurizal Noerdin dan Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutriyanto Amstono.

2 dari 4 halaman

Pukul 09.05

Di sana Wiranto sempat berswafoto dengan masyarakat yang menyambut kedatangan. Kemudian ia menuju Kampus Universitas Mathlaul Anwar (UNMA) Banten, kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Pandeglang. "Beliau sendiri menyambut masyarakat yang hadir pada pagi itu jadi sampai selfie foto bersama dan lainnya. Dari situ berangkat ke lokasi telah dilakukan pengamanan dengan sudah di sterilisasi," kata Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir.

3 dari 4 halaman

Pukul 09.17-11.30

Mantan Panglima TNI tersebut tiba di Kampus UNMA untuk menghadiri peresmian gedung perkuliahan dan mengisi kuliah umum mahasiswa bahkan sempat mendengarkan aspirasi mahasiswa untuk disampaikan ke Presiden Joko Widodo hingga pukul 11.30 Wib. Lalu bergegas berangkat ke Alun-alun Menes untuk pulang.

4 dari 4 halaman

Pukul 11.50

Setiba di alun-alun, Wiranto turun dari kendaraan dan menyapa masyarakat, tiba-tiba Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) bersama istrinya Fitri Andriani (21) menerobos pengamanan dan menusuk Menkopolhukam hingga tersungkur. Wiranto langsung dilarikan ke Klinik Menes untuk mendapat pertolongan pertama lalu dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang.

"Memang beliau berkehendak menyapa kebetulan banyak anak sekolah ingin salaman. Namun demikian ada anggota masyarakat suami istri yang menerobos masuk penjagaan dan melakukan penusukan," kata Tomsi.

Berdasarkan hasil observasi dokter, kondisi Wiranto sadar dan normal. Namun mengalami dua luka tusukan di perut bagian kiri bawah bekas senjata tajam. kemudian, beliau dibawa menggunakan helikopter menuju Jakarta dengan pengawalan ketat. [rhm]

Baca juga:
Agum Gumelar Sebut Kondisi Wiranto Membaik dan Minta Doa
Moeldoko Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto
Pascapenusukan Wiranto, Polisi Perketat Penjagaan di Beberapa Lokasi di Banten
Polisi Pastikan Anak Pelaku Penusukan Wiranto Aman Bersama Keluarga di Medan
Ngaku Dilarang Polisi, Keluarga Penusuk Wiranto Tak Mau Bertemu Media
Keluarga Minta Kapolsek Menes Dirujuk ke RS Sari Asih Serang

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini