Kronologi Penangkapan Tenaga Medis yang Lecehkan Perempuan di Soekarno-Hatta

Jumat, 25 September 2020 16:41 Reporter : Kirom
Kronologi Penangkapan Tenaga Medis yang Lecehkan Perempuan di Soekarno-Hatta Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - EFY, tersangka penipuan, pemerasan dan pelecehan terhadap penumpang terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan modus rapid test telah ditangkap. Dia ditangkap saat bersama seorang wanita di sebuah indekos di di daerah Balige, Sumatera Utara, pada Jumat (25/9) dini hari.

"Yang bersangkutan ditangkap bersama seorang teman wanitanya, di kos-kosan di daerah Balige," ucap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Jumat (25/9).

Alex menjelaskan, pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan intensif polisi guna mengetahui detail perkara pelecehan, penipuan dan pemerasan yang dilakukan tersangka.

"Pertama penyidik akan berkonsentrasi pada pengambilan keterangan kepada tersangka. Jika nanti indikasinya bahwa ini bukan dugaan tindak pidana yang pertama dilakukan, atau ada keterlibatan pihak lain, Insya Allah akan kami sampaikan kepada masyarakat," jelas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, EFY diketahui baru lulus sarjana kedokteran di salah satu kampus di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu didapati penyidik setelah meminta keterangan dari PT. Kimia Farma.

"Kita juga sudah memeriksa pada PT Kimia Farma untuk mengetahui terlapor ini apakah dokter atau tenaga ahli. Dari keterangan kimia farma bahwa yang bersangkutan adalah lulusan dari salah satu universitas di Sumut. Dan juga gelar akademis dari tersangka adalah sarjana kedokteran tapi belum mengambil sertifikasi sebagai dokter. Dia adalah lulusan baru memang sarjana kedokteran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya secara daring, Jumat (25/9).

Selanjutnya, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Untuk meneliti serta memastikan gelar sarjana kedokteran yang dimiliki EF.

"Pasal yang dikenakan ke EF yakni pelecehan pasal 289 dan/atau pasal 294, dan/atau pemerasan di pasal 368 KUHP dan/atau pasal 378 KUHP di penipuan," ujar Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, AKP ALexander Yurikho. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini