Kronologi pembunuhan intel Brimob oleh mahasiswa di Kelapa Dua

Jumat, 11 Mei 2018 15:25 Reporter : Dedi Rahmadi
Kronologi pembunuhan intel Brimob oleh mahasiswa di Kelapa Dua Penjagaan Mako Brimob. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Korps Polri kembali berkabung atas meninggalnya Bripka Marhum Prencje usai ditusuk oleh pelaku yang diduga berafiliasi dengan teroris, Tendi Sumarno, seorang mahasiswa. Tendi juga tewas ditembak mati rekan korban, Briptu Mato dan Briptu Gruisce.

Drama kerusuhan di Mako Brimob dinyatakan selesai setelah 155 napi teroris menyerah setelah dua hari menguasai penjara, Kamis (10/5). Bripka Marhum melakukan patroli di depan RS Bhayangkara.

Kamis (10/5) pukul 23.00 WIB

Bripka Marhum melihat ada seorang pria mencurigakan yang selalu mengamati pergerakan di Mako Brimob. Dia langsung menghampiri dan menanyakan maksud serta tujuannya namun tidak ada penjelasan apapun dari pria tersebut. Marhum menghubungi Briptu Mato dan Briptu Gruisce, teman Intelmob lainnya.

Pukul 23.30 WIB

Teman dari korban datang dan selanjutnya pria tersebut langsung digiring ke Kantor Sat Intel Kor Brimob. Korban berjalan di depan, pelaku di tengah dan kedua rekan korban di belakang.

Pukul 23.45 WIB

Tiba-tiba, pelaku mengeluarkan pisau yang disembunyikan di pakaian dalamnya. Pelaku menusuk Bripka Marhum Prencje secara brutal. Melihat korban bersimbah darah,"

Demikian disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers di Divhumas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/5).

Briptu Mato dan Briptu Grusce yang bersama korban langsung mengeluarkan senjata dan menembaki pelaku tersebut dan mengenai dada sebelah kanan hingga pria tersebut terjatuh dan meninggal di tempat.

Jumat (11/5) pukul 01.00 WIB

Melihat korban butuh pertolongan, anggota Intelmob lainnya langsung melarikan Korban ke RS Bhayangkara Brimob untuk diselamatkan, namun sesampainya di RS Bhayangkara Kelapa Dua korban dinyatakan meninggal dunia.

Pukul 02.40 WIB

Korban bersama pelaku penikaman langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan Autopsi. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini