Kronologi Kapal Motor Arin Jaya Tenggelam di Laut Madura

Selasa, 18 Juni 2019 09:31 Reporter : Erwin Yohanes
Kronologi Kapal Motor Arin Jaya Tenggelam di Laut Madura Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal Motor (KM) Arin Jaya tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi-Pulau Giliyang, Sumenep, Madura. Begini kronologi kapal yang diduga mengangkut penumpang melebihi muatan tersebut.

Berdasarkan data dari Polda Jatim, pada Senin (17/6) sekitar pukul 07.00 WIB, Kapal Motor Arim Jaya ARIM yang dinahkodai oleh Arim, warga Desa Guwa-Guwa Kecamatan Ra'as, Kabupaten Sumenep berangkat dari Pelabuhan Guwa-Guwa.

KM Arin Jaya diperkirakan mengangkut penumpang sekitar 52 orang. Kapal tidak hanya dinahkodai oleh Arim. Namun ia dibantu oleh Marwi.

Setelah kapal berangkat, sekitar pukul 10.00 wib, sesampainya di perairan pertengahan Pulau Sepudi dan Kepulauan Giliyang, perahu terkena ombak besar. Hal ini, diduga mengakibatkan kapal terguling dan kemudian tenggelam.

Mengetahui hal tersebut, kemudian ada 5 perahu nelayan menolong dan membawa penumpang KM Arim Jaya ke Kecamatan Dungkek. Sejumlah korban yang selamat selanjutnya dibawa ke Puskesmas Dungkek untuk mendapatkan perawatan.

Kapal penumpang tradisional ini sendiri muatan normalnya hanya untuk 30 penumpang. Kapal tradisional ini diketahui berjenis kapal dengan muatan 6 GT (gross ton). Dari segi ukuran panjang kapal diketahui hanya sekitar 10 meter.

"Kapal diduga membawa penumpang 52 orang. 31 orang dinyatakan selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 16 orang lainnya masih belum ditemukan. 3 orang korban tambahan ada yg dirujuk ke RSUD Sumenep. "Jadi total dari data sementara 52 penumpang," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (17/6).

Ia menambahkan, saat ini kapal yang dilibatkan dalam pencarian korban sekitar 4 kapal, yaitu 1 kapal dari basarnas, 1 kapal dari Polair dan 2 kapal tradisional milik penduduk.

Berikut data penumpang selamat, tercatat hingga Senin (17/6), pukul 23.00 WIB:

1. Marwi 50 tahun
2. Basri 40 tahun
3. Ulum 35 tahun
4. Taufik 35 tahun
5. Heriyansah 28 tahun
6. Rahman 28 tahun
7. Rahman 40 tahun
8. Salehan 36 tahun
9. Aditia P 9 bulan
10. Abd.Saad 35 tahun
11. Ach.Hariadi 20 tahun
12. Rauda(pr)28 tahun
13. Iqbal 17 tahun
14. Jainudin 39 tahun
15. Madiansah 30 tahun
16. Atnawi 60 tahun
17. Busadin 30 tahun
18. Rodi 45 tahun
19. Sirtu 40 tahun
20. Dini Aminarti 14 tahun
21. Sandriansah 17 tahun
22. Nuriansah 17 tahun
23. Nurasia(pr) 27 tahun
24. M.Lutfi Hakim 1 tahun
25. A.Saifullah 30 tahun
26. Ahmad 8 tahun
27. Pardi 12 tahun
28. Sifa nursiyami(pr) 9 tahun
29. Gina Safira 7 tahun
30. Madi 32 tahun
31. Identitas masih di lengkapi, saat ini korban nomor 31 sudah ada di puskemas Kec. Dungkek

Berikut identitas 16 penumpang yang belum ditemukan :

1. Fajriyah (9) tahun
2. Ratna (9) tahun
3. Idama (27) tahun
4. Sulika (30) tahun
5. Khotijah (45) tahun
6. Raha (56) tahun
7. Herliyana (29) tahun
8. Rehan (3) tahun
9. Wahyu (4) tahun
10. Azam (9) tahun
11. Humatun (25) tahun
12. Masama (45) tahun
13. Silatul Ihma (6) tahun
14. Susi (28) tahun
15. Izza (5) tahun
16. Putri (17) tahun

Korban meninggal dunia:

1. Zahra 28 tahun
2. Hanisah 30 tahun

Kemudian, ada tambahan 3 korban telah di rujuk ke RSUD Sumenep. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Kapal Tenggelam
  2. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini