KPU Izinkan Konser Musik, Satgas Covid-19 Tegaskan Semua Kerumunan Dilarang

Kamis, 17 September 2020 18:53 Reporter : Merdeka
KPU Izinkan Konser Musik, Satgas Covid-19 Tegaskan Semua Kerumunan Dilarang Jubir Wiku Hari Ini di Istana Kepresidenan. ©2020 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa seluruh kegiatan kampanye Pilkada 2020, seperti konser musik dilarang. Konser musik berpotensi menimbulkan kerumunan massa sehingga rentan terjadi penularan Covid-19.

"Kami ulangi, jangan ciptakan kerumunan karena kerumunan tersebut berisiko tingkatkan penularan. Dan semua kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan dan potensi penularan, itu dilarang," kata Wiku dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (17/9).

Dia menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah hal utama, khususnya di masa pandemi corona. Untuk itu, Wiku menyarankan agar peserta Pilkada 2020 mencari cara kampanye lain yang tidak menimbulkan kerumunan massa.

"Silakan berkampanye dengan cara lain supaya betul-betul bisa melindungi keselamatan masyarakat," ucapnya.

Menurut dia, peserta Pilkada bisa melakukan konser musik secara digital atau virtual saat kampanye. Hal ini dinilai lebih efektif daripada tatap muka.

"Mohon agar sesuaikan, supaya kegiatan tersebut tidak menimbulkan kerumunan dan penularan dengan mengalihkan ke digital tanpa mengumpulkan massa secara fisik," ujar Wiku.

Sebelumnya, KPU memperbolehkan para kandidat Pilkada serentak 2020 menggelar konser musik di tengah pandemi virus corona dalam rangka kampanye. Hal itu diatur dalam Pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 tahun 2020.

Tidak hanya konser musik, aturan itu juga membuka kesempatan para kandidat untuk menggelar kegiatan lain. Seperti pentas seni, jalan santai, sepeda santai, bazar, donor darah dan lainnya.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini