KPU Belum Terima Surat Bawaslu Terkait Pelanggaran Prosedur Situng

Kamis, 16 Mei 2019 13:06 Reporter : Merdeka
KPU Belum Terima Surat Bawaslu Terkait Pelanggaran Prosedur Situng Ketua KPU Arief Budiman. ©Liputan6.com/Yunizafira Putri

Merdeka.com - Bawaslu menyatakan KPU telah melanggar prosedur dalam melakukan input data ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan akan memberi komentar setelah mendapat salinan putusan dari Bawaslu.

"Nanti setelah saya terima salinan putusannya, nanti saya kasih komentar. Kan saya belum terima salinan putusannya," katanya di Kantor KPU RI, Kamis (16/5)

Dia mengungkapkan, KPU belum menerima salinan putusan Bawaslu tersebut. Sehingga, pihaknya belum mengetahui bagian mana yang dianggap melanggar.

"Ya nanti saya cek apa yang dianggap kurang pas, nanti saya cek. Bener enggak itu bisa, bagian mana yang harus diperbaiki. Saya kan belum terima salinannya. Tapi kan intinya 2 itu tadi. Ada yang kurang pas mohon diperbaiki, tapi sistemnya tetap dijalankan," ujarnya.

Adapun Bawaslu meminta KPU segera memperbaiki prosedur input Situng.

"Memerintahkan KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam input data dalam situng," kata Ketua Majelis, Abhan dalam sidang pembacaan putusan dugaan pelanggaran administratif pemilu Nomor 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019, di Gedung Bawaslu, Kamis (16/5).

Anggota Majelis, Ratna Dewi Petalolo menambahkan, KPU banyak melakukan kesalahan dalam input data ke dalam Situng. Selain itu, masih ada kekeliruan yang dilakukan oleh petugas KPPS dalam mengisi formulir C1.

Padahal, menurutnya, pada pasal 532 dan 536 Undang-Undang Pemilu Nomor 7/2017 disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang pemilih menjadi tidak bernilai atau menyebabkan peserta pemilu tertentu mendapat tambahan atau pengurangan suara dapat dipidana penjara paling lama empat tahun dan denda Rp 48 juta.

Sidang dihadiri oleh pelapor, Maulana bungaran dan Sufmi Dasco Ahmad. Terlapor dihadiri oleh Hendra arifin dan Ahmad Wildan.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini