KPU akan hitung Pilpres lebih dahulu dibandingkan Pileg

Rabu, 26 September 2018 14:47 Reporter : Hari Ariyanti
Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesta demokrasi akan dilaksanakan secara serentak yaitu Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada April 2019 mendatang. Perihal mekanisme penghitungan suara, KPU akan menghitung hasil Pilpres lebih dulu dibanding hasil Pemilu Legislatif. Hal ini disampaikan Komisioner KPU, Viryan.

"Pilpres duluan. DPRD kabupaten/kota belakangan," ujarnya di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (26/9)

Dia tak merinci alasan KPU mendahulukan penghitungan Pilpres lebih dulu. Hal itu telah menjadi kesepakatan bersama.

Mengenai penulisan nomor urut pasangan capres-cawapres yang menggunakan penulisan dengan didahului angka nol atau 01 dan 02, Viryan mengatakan teknis penulisan itu tak akan mempengaruhi penghitungan suara. Penulisan angka itu merupakan kesepakatan kedua pasangan capres-cawapres.

"Enggak (pengaruhi penghitungan suara). Itu 01 dan 02 prinsipnya kesepakatan paslon. Tujuannya, agar dapat membedakan dengan nomor parpol," jelasnya.

Anggapan yang menyatakan teknis penulisan itu akan mempengaruhi sistem perhitungan menurutnya tak berdasar. "Ada yang macam-macam bilang. Itu jauh banget ngomongnya," kata dia.

"Poinnya adalah rekapitulasi dan hitung hasil Pemilu berjenjang dilakukan dalam rapat pleno terbuka. Sementara kegiatan situng (sistem informasi penghitungan suara) itu sebagai bentuk pelayanan informasi publik dari KPU kepada masyarakat," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini