KPPU dalami persaingan tidak sehat tender PLTSa Bandung

Senin, 13 Oktober 2014 16:01 Reporter : Andrian Salam Wiyono
KPPU dalami persaingan tidak sehat tender PLTSa Bandung Ilustrasi Korupsi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terus mendalami dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat dalam tender PLTSa Kota Bandung. Meski sempat dipanggil, bukan tidak mungkin Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kembali dilakukan pemeriksaan.

Ketua KPPU M Nawir Messi mengatakan, saat ini pihaknya ogah menyampaikan secara gamblang lebih dulu sebelum duduk perkaranya beres.

"Saya akan membuka pada waktunya. Tapi tidak sekarang. Pak Wali (Ridwan Kamil) sempat dipanggil juga," katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (13/10).

KPPU menurutnya masih terus melakukan pemanggilan-pemanggilan pihak-pihak terkait tender dalam beberapa minggu ke depan. Pasalnya pihaknya banyak menerima laporan adanya persoalan dalam tender PLTSa tersebut.

"Setelah itu kami menurunkan tim khusus ke Kota Bandung untuk menyerap seluruh. Saksi juga akan diperiksa. Saksi ini akan membantu kami apakah ini wajar atau tidak," terangnya.

Nawir juga membuka kemungkinan akan memanggil mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada yang saat ini mendekam di LP Sukamiskin. "Tergantung informasi yang berkembang, apakah memanggil atau tidak," ungkapnya seraya menyebut KPPU berkepentingan memanggil juga pejabat yang melakukan tender yang sudah bergulir sejak 2007 tersebut. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Korupsi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini