KPK Tunggu Keterangan 4 Anggota Polri Soal Kasus Suap Pemulusan Perkara di PN Jakpus

Rabu, 14 November 2018 15:11 Reporter : Merdeka
KPK Tunggu Keterangan 4 Anggota Polri Soal Kasus Suap Pemulusan Perkara di PN Jakpus Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pemulusan perkara di PN Jakarta Pusat yang menjerat Eddy Sindoro (ESI). Namun KPK masih menunggu keterangan dari empat anggota Polri.

"Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap 4 anggota Polri dalam penyidikan dengan tersangka ESI, swasta," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (14/11).

Empat anggota Polri tersebut pernah menjadi ajudan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Mereka adalah Ari Kuswanto, Dwianto Budiawan, Fauzi Hadi Nugroho, dan Andi Yulianto.

Nurhadi sendiri merupakan salah satu saksi yang diduga terlibat dalam kasus ini.

"Penyidik masih menunggu hingga sore ini. Sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat ke Kapolri up Kadiv. Propam Polri tentang permintaan menghadirkan empat orang anggota Polri tersebut dalam pemeriksaan," kata Febri

Dalam kasus suap pemulusan perkara di PN Jakarta Pusat, KPK menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka. Eddy sendiri ditetapkan sebagai tersangka pada 21 November 2016.

Penetapan tersangka terhadap Eddy Sindoro merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat mantan Panitera Pengganti PN Jakpus Edy Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Supeno.

Mereka diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan di areal parkir sebuah hotel di Jakarta Pusat pada April 2016. Penangkapan dilakukan sesaat setelah Doddy menyerahkan uang kepada Edy Nasution. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini