KPK Periksa Protokoler Menpora Sebagai Saksi Kasus Imam Nahrawi

Selasa, 1 Oktober 2019 09:59 Reporter : Merdeka
KPK Periksa Protokoler Menpora Sebagai Saksi Kasus Imam Nahrawi Imam Nahrawi tiba di KPK. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Protokoler Menpora J Bambang terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah untuk KONI dari pemerintah melalui Kemenpora.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andirati Iskak menyebut Bambang sedianya akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

"Bambang akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi)," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Selasa (1/10).

Selain Bambang, penyidik KPK juga memanggil Staff Biro Keuangan Kemenpora Maman F. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Imam Nahrawi.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum sebagai tersangka suap dana hibah KONI. Selain suap, keduanya juga dijerat gratifikasi.

Imam Nahrawi melalui Ulum diduga telah menerima uang total Rp26,5 miliar. Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora, kemudian jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

KPK menduga uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Sebelumnya, KPK sudah lebih dahulu menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Kelima orang tersebut terjaring operasi tangkap tangan tim penindakan pada 18 Desember 2018.

Mereka adalah Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA). [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini