KPK Periksa Istri Eks Menpora Imam Nahrawi Terkait Kasus Suap

Kamis, 19 Desember 2019 14:29 Reporter : Merdeka
KPK Periksa Istri Eks Menpora Imam Nahrawi Terkait Kasus Suap Ristanto Suanda dan Imam Nahrawi. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil istri mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Shobibah Rohmah. Dia diperiksa terkait dugaan suap dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang menjerat suaminya.

Shobibah memenuhi panggilan penyidik. Pantauan Liputan6.com, Kamis (19/12), dia tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.45 WIB.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, Shohibah akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Miftahul Ulum.

"Jadi fokus kami saat ini adalah mendalami pengetahuan dari saksi terkait interaksi tersangka Ulum dengan Menpora pada saat itu, karena sejumlah dugaan penerimaan oleh Menpora tidak bisa dilepaskan dari peran tersangka Ulum," tutur Febri dalam keterangannya.

1 dari 1 halaman

Kasus Suap Menjerat Imam Nahrawi

Dalam kasus ini KPK menetapkan mantan Menpora Imam Nahrawi dan asisten pribadinya Miftahul Ulum sebagai tersangka suap dana hibah KONI. Selain suap, keduanya juga dijerat gratifikasi. Imam Nahrawi melalui Ulum diduga telah menerima uang total Rp26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora, kemudian jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

KPK menduga uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Sebelumnya, KPK sudah lebih dahulu menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini. Kelima orang tersebut terjaring operasi tangkap tangan tim penindakan pada 18 Desember 2018.

Mereka adalah Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo (AP), Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET), Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy (JEA).

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [noe]

Baca juga:
KPK Panggil Staf DPR Terkait Kasus Suap Imam Nahrawi
KPK Periksa Dua Tersangka Suap Imam Nahrawi dan Ristanto Suanda
Lengkapi Berkas Imam Nahrawi, KPK Panggil Wakil Bendahara KONI
Kasus Suap Dana Hibah KONI, KPK Perpanjang Penahanan Imam Nahrawi
Imam Nahrawi Klaim KPK Larang Keluarga Menjenguk

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini