KPK Periksa Dirut PLN Sofyan Basir Tersangka Suap PLTU Riau-1

Senin, 6 Mei 2019 10:41 Reporter : Merdeka
KPK Periksa Dirut PLN Sofyan Basir Tersangka Suap PLTU Riau-1 Sofyan Basir. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek PLTU Riau-1.

"Diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (6/5).

KPK juga memanggil sejumlah saksi untuk tersangka Sofyan Basir. Mereka adalah Corporate Secretary PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJB), Lusiana Ester; Dosen Program Studi Teknik Pertambangan ITB, Syafrizal; dan Office Boy PT Samantaka Batubara, Erry Yudhamiharja.

Kemudian Security PT Samantaka Batubara, Fredrik Lanitaman; dua dari swasta yaitu Jumadi dan Lukman Hakim.

"Mereka akan diperiksa untuk tersangka SFB (Sofyan Basir)," jelas Febri.

KPK menetapkan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Kotjo dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Sofyan Basir diduga bersama-sama Eni Saragih dan Idrus menerima suap dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Sofyan diduga mendapat jatah sama dengan Eni dan Idrus.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Sofyan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 Ayat (2) KUHP Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini