KPK: Korupsi Menciptakan Fantasi, Mendorong Kreativitas Calon Koruptor

Kamis, 30 Juli 2020 16:32 Reporter : Merdeka
KPK: Korupsi Menciptakan Fantasi, Mendorong Kreativitas Calon Koruptor KPK tahan tersangka korupsi PTDI. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengamini, gempita Iduladha tidak dapat dirayakan seperti tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19.

Diketahui, ada tiga peristiwa penting yang terjadi dalam setiap bulan Dzulhijjah, yaitu pelaksanaan ibadah haji, hari raya Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.

"Saya tidak pernah lupa bahwa hari raya kurban adalah hari penuh keikhlasan untuk menyerahkan yang kita miliki termasuk juga ikhlas memerangi hawa nafsu untuk memiliki materi yang berlebih," katanya melalui siaran pers diterima, Kamis (30/7).

Dia mengungkapkan, ketauladan mengenai pengorbanan, kepatuhan, ke ikhlasan serta keberanian yang dibalut tekad yang kuat seorang hamba, jangan sampai terbelenggu dan tenggelam kedalam surga fatamorgana duniawi yang bergelimang dosa.

"Karenanya ibadah kurban seyogianya menjadi momentum bagi kita untuk menyembelih tabiat tamak, sifat binatang yang sejatinya ada namun terpendam dalam diri setiap manusia," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Dia mengaitkan, hawa nafsu dengan permasalahan besar bangsa yaitu laten korupsi serta perilaku koruptif yang berurat akar di negeri ini. Menurutnya, bila Indonesia dapat mengamalkan esensi berkurban, maka mindset dan culture baru anti anti korupsi dapat terwujud.

"Pendekatan pencegahan yang tujuan utamanya menghilangkan kesempatan dan peluang untuk korupsi, dan pendekatan penindakan dimana ketiganya adalah core business KPK," yakinnya.

Firli berpesan, korupsi bukan hanya kejahatan yang merugikan keuangan dan perekonomian negara tapi juga kemanusiaan. Sebab, telah masuk sampai fase berjejaring dimana dampaknya sangat destruktif pada setiap tatanan kehidupan.

"Korupsi terbukti dapat menciptakan fantasi, mendorong kreativitas calon-calon koruptor untuk beradaptasi, berinovasi, dan memodifikasi modus-modus baru kejahatan korupsi, agar tidak terungkap apalagi tertangkap saat mereka beraksi," tutupnya.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [fik]

Baca juga:
KPK Tahan Orang Kepercayaan Mantan Bupati Malang
Kaji Program Organisasi Penggerak, KPK Minta Kemendikbud Transparan
KPK Tahan Orang Kepercayaan Bupati Malang
KPK: Korupsi Menciptakan Fantasi, Mendorong Kreativitas Calon Koruptor
KPK Berlakukan Kunjungan Daring Bagi Keluarga Tahanan Saat Iduladha

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini