KPK Kembali Geledah Rumah Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin di Tiga Lokasi

Selasa, 4 Mei 2021 16:16 Reporter : Merdeka
KPK Kembali Geledah Rumah Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin di Tiga Lokasi Gedung KPK. ©blogspot.com

Merdeka.com - Plt Juru Bicara KPK membenarkan penyidik kembali melakukan penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Hal itu dilakukan guna pencarian barang bukti terkait perkara dugaan korupsi yang menyeret wali kota Tanjung Balai.

"Iya benar penggeledahan dilakukan kemarin, Senin 3 Mei 2021," jelas Ali dalam keterangan tertulis diterima, Selasa (4/5).

Ali menambahkan, penggeledahan dilakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan. Ali mengonfirmasi, ada sejumlah barang diamankan terkait kasus yang tengah diusut.

"Dalam proses penggeledahan tersebut, ditemukan dan diamankan barang yang diduga terkait dengan perkara," ungkap Ali.

Ali menambahkan, temuan barang saat penggeledahan saat ini tengah dibawa penyidik KPK untuk pemeriksaan lanjutan.

"Selanjutnya bukti ini, akan segera di lakukan validasi serta verifikasi untuk segera diajukan penyitaan sebagai bagian dalam berkas perkara dimaksud," katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin bepergian ke luar negeri. Pencegahan ke luar negeri terhadap Azis berkaitan dengan kasus dugaan suap terhadap penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju untuk tidak menaikkan perkara ke tingkat penyidikan.

Selain Azis, KPK juga mencegah dua orang lainnya ke luar negeri. "Benar, KPK pada 27 April 2021 telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumham RI untuk melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap 3 orang yang terkait dengan perkara ini," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (30/4).

Ali tak merinci nama dua pihak lainnya yang turut dicegah ke luar negeri bersama Azis. Namun Ali memastikan pencegahan ke luar negeri dilakukan selama 6 bulan ke depan terhitung mulai 27 April 2021. Pencegahan ke luar negeri dilakukan demi memudahkan tim penyidik KPK dalam menangani kasus ini.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini