KPK: Jika tak dilindungi, Rosa akan mati

Selasa, 6 Maret 2012 15:17 Reporter : Iqbal Fadil
KPK: Jika tak dilindungi, Rosa akan mati Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyatakan, banyak pihak yang ingin membunuh terpidana kasus Wisma Atlet, Mindo Rosalina Manulang. Jika tidak dilindungi LPSK nyawa Rosa akan terancam.

"Ada lima kelompok besar di Indonesia yang ingin melenyapkan Rosa itu yang terkait dengan sidang lanjutan suap Wisma Atlet untuk terdakwa Nazaruddin," kata Bambang dalam diskusi 'Hukum Memperkuat Sinergitas Kelompok Anti Korupsi' di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar, Jalan Asia-Afrika Bandung, Selasa (6/3). Namun Bambang tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan lima kelompok tersebut.

Bambang mengungkapkan, KPK bukan hanya menghadapi tekanan dari publik yang berharap untuk pemberantasan korupsi di Indonesia berjalan lancar dan cepat, namun tekanan kejahatan dirasa lebih besar.

"Di sini KPK menghadapi tekanan dari kejahatan yang luar biasa," ujarnya. Diakui Bambang, sangat beralasan jika KPK meminta Rosa yang merupakan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri itu, meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Perlindungan itu, kata Bambang, untuk keamanan Rosa sendiri. "Makanya kami minta tahanan di ruang KPK juga," tukasnya.

Ia menilai rutan yang ada saat ini sangatlah rawan terjadi pertemuan gelap. Di mana banyak pihak yang bisa sembarangan masuk penjara menemui para tahanan penting. Ia mencontohkan pertemuan kuasa hukum Rosa dengan Nazaruddin.

Oleh sebab itu, lanjut Bambang, pihaknya ingin melindungi Rosa, sebab kesaksian Rosa sangatlah dibutuhkan untuk menguak kasus suap di balik pembangunan Wisma Atlet. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini