KPK dan Dewas Periksa Penyidik Diduga Peras Wali Kota Tanjung Balai

Kamis, 22 April 2021 14:07 Reporter : Merdeka
KPK dan Dewas Periksa Penyidik Diduga Peras Wali Kota Tanjung Balai Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - SRP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang diduga memeras wali kota Tanjungbalai sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyelidik internal. SRP ditangkap pada Rabu 21 April 2021 kemarin.

"Setelah diamankan kemarin, tim penyelidik KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut di Gedung Merah Putih," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Kamis (22/4).

Ali mengatakan, hingga kini KPK masih terus mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak terkait dugaan penerimaan uang oleh SRP. Ali menyatakan, KPK akan tegas terhadap pegawainya yang melanggar etik sebagai insan KPK.

"Kami memastikan penanganan perkara dugaan penerimaan uang ini akan diusut sendiri oleh KPK secara transparan. Untuk itu, kami persilakan masyakarat untuk mengawal prosesnya," kata Ali.

Ali mengatakan, tak hanya tim penyelidik yang memeriksa SRP, melainkan Dewan Pengawas (Dewas) KPK juga turut memeriksa dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh SRP.

"Kami tegaskan, bahwa KPK tidak memberikan toleransi terhadap tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh setiap insan KPK. Perkembangan mengenai ini akan kami informasikan lebih lanjut," kata Ali.

Diberitakan, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut, jika nantinya terbukti SRP meminta dan menerima sejumlah uang kepada Syahrial, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan UU Tindak Pidana Korupsi.

Menurut Ghufron, tindakan tersebut adalah korupsi. Diduga penyidik tersebut meminta uang kepada Syahrial dengan mengiming-imingi kasus korupsi di Pemkot Tanjungbalai akan dihentikan.

"Karena hal tersebut jika benar jelas merupakan tindak pidana korupsi, tentu akan kami proses sesuai prosedur hukum," kata Ghufron, Rabu 21 April 2021.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini