KPK ciduk 14 orang dalam OTT di Lampung Tengah dan Jakarta, uang Rp 1 miliar disita

Kamis, 15 Februari 2018 06:08 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Gedung KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan. Operasi senyap dilakukan tim lembaga anti rasuah kali ini mengamankan 14 orang di Lampung Tengah, Rabu (14/2) tengah malam.

"14 orang kami amankan sampai tengah malam ini dari Jakarta dan Lampung Tengah," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta Kamis (15/2) dini hari.

Febri mengatakan, 14 orang yang diamankan itu dari unsur anggota DPRD, pegawai atau pejabat pemerintah daerah dan swasta.

Febri menambahkan penyidik juga menyita uang senilai Rp 1 miliar pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu yang ditemukan dalam kardus.

"Sampai tadi belum ada kepala daerah dari 14 orang tersebut," ungkap Febri.

Sehari sebelumnya tim KPK melakukan OTT di wilayah Subang dan Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (13/2) malam. OTT salah satunya menangkap Bupati Subang Imas Aryumningsih.

Delapan orang diamankan dalam operasi ini yaitu Bupati Subang, dua pejabat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTS) Kabupaten Subang, dua orang dari swasta, dua orang ajudan bupati dan satu orang sopir. Setelah melakukan pemeriksaan KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Imas, Asep Santika (ASP), Data (D) dan Miftahhudin (MTH).

Miftahhudin diduga memberikan suap untuk Imas, Asep dan Data agar mendapatkan izin prinsip untuk membuat pabrik atau tempat usaha di Subang. Pemberian suap dilakukan melalui orang-orang dekat Imas yang bertindak sebagai pengumpul dana.

Diduga, Bupati dan dua penerima lainnya telah menerima suap yang total nilainya Rp 1,4 miliar. Adapun komitmen fee antara perantara suap dengan pengusaha sebesar Rp 4,5 miliar. Sementara komitmen fee antara Imas dengan perantara suap sebesar Rp 1,5 miliar. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini