KPAI Soal Audisi Bulutangkis: Kalau Semua Brand Djarum Diturunkan, Itu Selesai

Senin, 9 September 2019 15:46 Reporter : Abdul Aziz
KPAI Soal Audisi Bulutangkis: Kalau Semua Brand Djarum Diturunkan, Itu Selesai Audisi Beasiswa Bulutasngkis 2019 PB Djarum di GOR Satria Purwokerto. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakti Olahraga Djarum Foundation memutuskan pamit dari pembinaan atoet bulutangkis usia muda. Mereka memutuskan menghentikan audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang digelar PB Djarum mulai 2020. Keputusan ini diambil setelah polemik panjang dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI menuding Djarum Foundation melakukan eksploitasi terhadap anak-anak dalam program audisi tersebut.

Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty menuturkan, dalam kegiatan audisi beasiswa bulutangkis PB Djarum, anak-anak secara tidak langsung menjadi bagian dari upaya promosi produk rokok.

KPAI hanya ingin agar unsur-unsur terkait kegiatan promosi rokok dihilangkan dari kegiatan yang melibatkan anak-anak tersebut. Sehingga tidak terkesan ada upaya promosi terselubung produk rokok melalui audisi.

"Sebetulnya sih sederhana saja, kalau semua brand itu diturunkan, itu selesai," katanya.

Dia mengatakan dalam pertemuan terakhir dengan KPAI pada 4 September 2019, PB Djarum sudah menyatakan siap melakukan perubahan.

"Sekarang audisi umum beasiswa bulu tangkis tanpa ada embel-embel (Djarum), kemudian jersey juga sudah diganti walaupun di belakangnya masih ada tulisan Djarum yang disematkan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyumas Wahyu Budi Saptono menegaskan sikap pemerintah daerah yang jadi tuan rumah audisi. Pihaknya sepaham dengan KPAI.

"Kami sudah sepaham, tetapi perlu kita waspadai bersama bahwa ada aturan main yang harus ditegakkan bersama-sama. Yang paling utama adalah tidak ada eksploitasi anak di sini, sehingga ini menjadi harus bersama-sama diawasi," katanya.

Dia menuturkan, Komisioner KPAI di Purwokerto untuk mengawasi kegiatan audisi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

"Sudah tidak ada menggunakan atribut Djarum. Ini sudah tidak ada dan ini kita awasi bersama-sama. Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan, kita punya aturan main," katanya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini