Kotak dan Surat Suara Pemilu Dibakar di Papua, Ini Penjelasan Polisi

Rabu, 24 April 2019 15:40 Reporter : Merdeka
Kotak dan Surat Suara Pemilu Dibakar di Papua, Ini Penjelasan Polisi Persiapan pemilu ulang di Ciputat. ©2019 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, viralnya video pembakaran kotak dan surat suara di Distrik Tingginambut.

Menurut dia, logistik pemilu yang dibakar merupakan sisa-sisa yang tidak terpakai. Langkah itu diambil KPU distrik agar logistik pemilu tidak disalahgunakan oleh sekelompok orang.

"Ada berita acaranya, Bawaslu juga sudah langsung mengecek tentang peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut," ucap Dedi di kantornya Rabu, (24/4).

Dedi menuturkan, beberapa daerah di Papua menggunakan sistem noken pada pemilu 2019 ini. Sehingga, banyak logistik pemilu yang tidak dipakai pada saat 17 April kemarin.

"Cukup banyak yang dimusnahkan," ujar Dedi.

Terkait hal ini, Dedi mengatakan, sebetulnya Kapolda Papua dan Kapolres Jaya juga sudah mengklarifikasi langsung. Saat ini, Polda Papua sedang menginvestigasi akun yang menyebarkan informasi tersebut.

"Kita sudah mengimbau itu bisa membuat gaduh di media sosial itu bisa dijerat Undang-Undang ITE kepada pemilik akun yang menyebarkan berita hoaks yang tidak sesuai fakta sebenarnya," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini