Korupsi dana BOS, kepala sekolah dibui 1 tahun

Reporter : Yan Muhardiansyah | Kamis, 25 Oktober 2012 14:47
Korupsi dana BOS, kepala sekolah dibui 1 tahun
palu. shutterstock

Merdeka.com - Nursia Nainggolan, Kepala SDN 178223 Nadeak Bariba, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, dijatuhi hukuman setahun penjara pada sidang di Pengadilan Tipikor, Medan, Kamis (25/10).

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-JalanDia terbukti mengorupsi dana BOS periode Juli 2009-Desember 2010 senilai Rp 30,7 juta. Selain hukuman penjara, Nursia juga dibebani hukuman denda sebesar Rp 50 juta subsider sebulan penjara. Dia juga dibebani uang pengganti Rp 198 ribu subsider sebulan penjara.

Kerugian negara Rp 198 ribu itu harus dia bayar karena dana sekitar Rp 30 juta lebih yang dikembalikannya masih kurang. "Terdakwa telah mengembalikan kerugian negara, namun masih ada kekurangan sebesar Rp 198 ribu," kata Ketua Majelis Hakim, Jonner Manik.

Nursia dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Dia menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan negara.

Majelis hakim menyatakan, Nursia terbukti menggelembungkan jumlah siswa penerima dana BOS periode Juli 2009-Desember 2010. Jumlahnya ditambah 10 siswa per kelas menjadi 105 siswa. Akibat penggelembungan itu, terdakwa mengantongi Rp30,7 juta.

Hakim kemudian memberikan waktu tujuh hari bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Balige dan terdakwa untuk menyikapi putusan. "Jika merasa tidak adil, terdakwa bisa mengajukan banding," kata Jonner.

[ren]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE