Korban meninggal gempa & tsunami Sulteng total 2.081 orang & hilang 1.309

Jumat, 26 Oktober 2018 15:53 Reporter : Nur Habibie
Korban meninggal gempa & tsunami Sulteng total 2.081 orang & hilang 1.309 Proses evakuasi korban di Balaroa Palu. ©2018 Hanout/Basarnas

Merdeka.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, total 2.081 meninggal dunia. Jumlah tersebut tercatat hingga 25 Oktober 2018, dari beberapa lokasi seperti di Donggala, Palu, Sigi dan Moutoung.

"2.081 Korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.706 di Palu, 188 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (26/10).

Menurutnya, untuk penanganan darurat dampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, sampai kini masih terus dilakukan. Sebab, menurutnya, batas penanganan darurat dilakukan hingga hari ini, 26 Oktober 2018.

Selain itu, percepatan pemulihan dampak bencana terus dintensifkan, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pelayanan medis, perbaikan infrastruktur dasar, dan normalisasi kehidupan masyarakat.

Sutopo menjelaskan, kebanyakan korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami. Sebanyak 2.081 jenazah yang teridentifikasi itu telah dimakamkan secara massal.

"Pemakaman massal sebanyak 1.025 orang, pemakaman keluarga 1.056 orang," jelasnya.

Untuk korban luka berat maupun luka ringan berjumlah 12.568 orang dengan rincian 4.438 luka berat dan 8.130 luka ringan.

"Korban hilang 1.309 orang, pengungsi 214.925 jiwa dengan rincian 206.194 jiwa (112 titik) di Sulteng dan 8.731 jiwa di luar Sulteng," sebutnya.

Kemudian untuk korban yang sudah dievakuasi akibat terkena gempa bumi dan tsunami sebanyak 21.321 orang. Jumlah tersebut telah mengungsi di tujuh kota.

"Lewat jalur udara 19.413 orang dengan rincian Makassar 12.292 orang, Balikpapan 5.620 orang, Jakarta 626 orang, Manado 625 orang, Kendari 70 orang, Surabaya 180 orang. Jalur laut ada 1.908 orang yang mengungsi ke Makassar 1.853 orang dan Nunukan 55 orang," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini