Konveksi Baju Muslim di Bogor, Produksi APD dan Dibagikan Gratis

Kamis, 2 April 2020 15:40 Reporter : Rasyid Ali
Konveksi Baju Muslim di Bogor, Produksi APD dan Dibagikan Gratis Konveksi Produkis APD dan Dibagikan Gratis. ©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Sadar dengan tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dan langkanya barang di pasaran, mendorong Pelangi Hijab yang biasa memproduksi baju muslim untuk membuat APD untuk dibagikan ke seluruh fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia di tengah pandemi Corona Virus (Covid-19).

Menggunakan bahan kain taslan yang terbuat dari serat sintetis, pabrik konveksi mereka di Kampung Cibereum RT01/01, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, hanya mampu memproduksi 2.500 APD, karena sulitnya mendapatkan bahan kain.

"Nyari bahannya susah. Kalau ada yang jual juga mahal. Kita bagikan ini gratis berikut ongkos kirimnya ke fasilitas kesehatan yang menghubungi kami dan minta dipasok," kata Owner Pelangi Hijab, Aninditia Santoso, Kamis (2/4).

Kata Anin, dengan mengerahkan 30 penjahit, mereka mampu memproduksi 250-300 APD dalam sehari. Meski begitu, dia memprioritaskan distribusi APD ke rumah sakit rujukan dan rumah sakit pemerintah untuk digunakan para tenaga kesehatan.

"Kita kan UMKM kecil, dana terbatas. Makanya kita prioritaskan untuk rumah sakit rujukan dulu. Selain itu bahannya juga sudah mulai susah didapat saat ini," katanya.

Secara standar kesehatan, APD buatannya ini, tidak 100 persen mampu melindungi para tenaga kesehatan. Namun setelah dia berkonsultasi dengan beberapa dokter, bahan ini cukup layak untuk digunakan.

"Bahan ini mampu menahan tekanan dua pascal. Secara medis bisa membantu. Karena terbuat dari plastik, jadi bisa dicuci," kata dia.

Menurutnya, biaya produksi untuk satu APD mencapai Rp 150.000. Namun, Anin tidak memusingkan hal itu. Dia hanya ingin membantu para tenaga kesehatan dalam perang melawan Covid-19.

"Biaya yang kita pakai untuk modalnya, berasal dari keuntungan yang didapat dari penjualan busana muslim kami. Sampai saat ini juga kami masih produksi. Hanya saja, ada sebagian kita fokuskan untuk membuat APD," tegasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini