Kontak Senjata di Nduga, Tiga Orang Dikabarkan Terluka Termasuk Anggota Brimob

Kamis, 27 Februari 2020 16:42 Reporter : Merdeka
Kontak Senjata di Nduga, Tiga Orang Dikabarkan Terluka Termasuk Anggota Brimob Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dikabarkan terjadi di Nduga, Papua. Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menuturkan, kontak senjata itu menyebabkan tiga orang terluka. Termasuk satu anggota Brimob.

"Memang benar ada anggota Brimob yang terluka dalam kontak tembak yang terjadi, Rabu (26/2) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga," kata Kapolda di Jayapura, seperti dilansir Antara, Kamis (27/2).

Dua warga sipil yang mengalami luka tembak saat ini masih dirawat di RSUD Kenyam. Sementara anggota Brimob yang terkena luka tembak sudah dievakuasi ke Jakarta melalui Timika.

Dari laporan yang diterima, kontak senjata berawal saat KKB menyerang pos TNI di kampung Koteka.

Menurut Irjen Pol Waterpauw, terjadinya penyerangan dan kontak tembak membuktikan kelompok bersenjata masih ada di wilayah tersebut. Karena itu, kata dia, keberadaan aparat keamanan tidak mungkin ditarik dari Nduga.

Keberadaan anggota TNI-Polri non organik itu berawal dari kasus penyerangan yang menewaskan 17 karyawan PT. Istaka Karya hingga menyebabkan aparat keamanan ditugaskan ke Nduga untuk melakukan penindakan hukum.

Apalagi hingga kini masih ada empat karyawan yang belum diketahui nasibnya sehingga selain melakukan penindakan hukum juga mengamankan pembangunan yang sudah dibangun, kata Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Menanggapi pertanyaan terkait permintaan Wakil Bupati Nduga yang minta aparat keamanan non organik ditarik mantan Kapolda Sumut malah balik bertanya dimana keberadaan Pemda Nduga selama ini karena kelompok bersenjata masih terus menyerang aparat keamanan.

"Jangan politisasi keberadaan TNI-Polri di Nduga karena yang menjadi korban juga aparat keamanan, " tegas Irjen Pol Waterpauw. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini