Konflik Keraton, Raja Surakarta akan bubarkan Dewan Adat

Sabtu, 2 November 2013 09:31 Reporter : Arie Sunaryo
Konflik Keraton, Raja Surakarta akan bubarkan Dewan Adat Keraton Surakarta. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Konflik saudara berkepanjangan yang terjadi di keraton, membuat Raja Surakarta Paku Buwono (PB) XIII geram. Akibatnya dalam waktu dekat raja yang saat ini masih tak bisa bersinggasana tersebut akan mengeluarkan maklumat. Pernyataan tersebut dikemukakan Mahapatih KGPH PA Tedjowulan, di Solo, Sabtu (2/11).

Menurut pria yang akrab disapa Gusti Tedjo tersebut, maklumat nantinya berisi tentang penataan organisasi di keraton. Selain penataan organisasi, juga berisi pembubaran lembaga Dewan Adat yang selama ini dikendalikan GKR Wandansari (Gusti Moeng).

"Sinuhun sebenarnya minta bertemu wali kota dan Ketua DPRD, untuk membicarakan orang-orang yang akan berada di bawahnya. Nantinya orang-orang dibawahnya harus patuh terhadap sabda raja," katanya.

Lebih lanjut Tedjo mengatakan, dengan dibubarkannya lembaga dewan adat, nantinya akan lembaga baru. Namun pembentukan lembaga baru ini akan dikonsultasikan dengan Pemkot. Mengenai waktu dikeluarkannya maklumat, Tedjo belum bisa memastikannya. Sesuai perintah sinuhun pengumuman baru dilakukan menunggu situasi yang tepat.

Isi maklumat itu nanti soal penataan organisasi keraton yang mana Sinuhun merupakan orang yang mengorganisasi lembaga baru tersebut.

"Saya juga belum tahu, kapan beliau mengeluarkan maklumat. Bisa besok atau kapan pun bisa," pungkasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Konflik Keraton Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini