Kondisi Terkini Bripka RR Jelang Sidang Perkara Kematian Brigadir J

Jumat, 30 September 2022 11:56 Reporter : Nur Habibie
Kondisi Terkini Bripka RR Jelang Sidang Perkara Kematian Brigadir J ilustrasi pengadilan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Berkas Bripka Ricky Rizal (RR) terkait kasus kematian Brigadir J sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung. Dia bersama empat tersangka lainnya segera dilimpahkan ke Kejaksaan Agung sembari menunggu jalannya persidangan.

Kuasa Hukum Bripka RR, Erman Ummar bercerita soal kondisi kliennya. Menurutnya, dia tak hentik menguatkan mental ajudan Ferdy Sambo tersebut. Dukungan juga datang dari keluarga Bripka RR.

"Sekarang kami untuk memperkuat persiapan mental dia bahwa kita udah siap ke pengadilan," kata Erman kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/9).

2 dari 3 halaman

Suka tidak suka, Bripka harus duduk di meja hijau karena menjadi tersangka kematian Brigadir J. Oleh sebab itu, pihaknya dan keluarga terus memberikan dukungan agar proses persidangan berjalan lancar.

"Oleh karena itu dia harus mempersiapkan mental, harus mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi persidangan ini," kata dia.

Seperti diketahui, ancaman hukuman terhadap Bripka Ricky Rizal sangat berat termuat dalam Pasal 340 dengan hukuman maksimal hukuman mati.

"Karena mengingat persidangan ini juga artinya dia ancamannya cukup tinggi 340 dianggap apakah 55 atau 56 semuanya tinggi. Walaupun kita melihat persoalan ini dari segi kita bahwa ini korban keadaan," tutupnya.

3 dari 3 halaman

Berkas Lengkap

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas perkara Ferdy Sambo, PutriCandrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Maruf lengkap. Kelimanya merupakan tersangka pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

"Perkara ini pada hari ini kami nyatakan lengkap untuk (Ferdy Sambo Tersangka) kasus pembunuhan berencana (Brigadir J)," tutur Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (27/9).

Menurut Fadil, berkas perkara seluruh tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J telah memenuhi syarat formil dan materiil.

"Bahwa hubungan koordinasi antara penyidik dan penuntut umum, Kabareskrim dan Jampidum berjalan efektif. Sehingga yang selama ini berkas perkara bolak balik kami tidak ada bolak balik," kata Fadil.

Pelimpahan Tahap II

Polri akan melakukan penyerahan tersangka serta barang bukti atau Tahap II terkait perkara dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice ke Kejaksaan Agung. Penyerahan ini rencananya bakal dilakukan pada Senin (3/10) mendatang.

"Insya Allah, untuk rencana pelimpahan Tahap II akan dilaksanakan penyerahan tersangka serta barang bukti pada hari Senin, tanggal 3 Oktober 2022. Rencana awal sementara ini ya, apabila nanti ada perubahan nantinya akan saya sampaikan kepada rekan-rekan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (28/9).

Ia menyebut, untuk Tahap II ini nantinya akan dilakukan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung.

"Untuk tempat penyerahannya direncanakan di Bareskrim ya. Jadi pada hari Senin, 3 Oktober 2022. Sekali lagi saya sampaikan, untuk penyerahan Tahap II baik tersangka maupun barang bukti, akan kita serahkan kepada Jaksa Penuntut Umum," sebutnya.

Baca juga:
Pengacara: Putri Candrawathi Sejak Pagi di Bareskrim Penuhi Wajib Lapor
Febri Diansyah Akan Dampingi Putri Candrawathi Wajib Lapor Hari Ini
Titik Nol Reformasi Polri, Begini Saran Pakar
Febri Diansyah akan Dampingi Istri Sambo Wajib Lapor di Bareskrim
Jelang Pelimpahan Tahap Dua, Ferdy Sambo dan Bharada E Bakal Satu Sel?
Siapa Mafia Hukum Disebut-Sebut LPSK Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini