Kondisi Istri yang Dibakar Suami Membaik, Dokter Cabut Alat Bantu Pernapasan

Jumat, 18 Oktober 2019 17:13 Reporter : Erwin Yohanes
Kondisi Istri yang Dibakar Suami Membaik, Dokter Cabut Alat Bantu Pernapasan Putri Nalurita, perempuan yang dibakar suami di Surabaya. Istimewa

Merdeka.com - Kondisi Putri Nalurita, warga Parengan, Tuban, yang dibakar oleh suaminya, Maspuryanto warga Pati, Jawa Tengah, kini makin membaik. Dokter bahkan telah mencabut alat bantu pernapasan.

"Kondisinya sudah semakin membaik. Alat bantu pernapasan sudah dicabut," kata Humas Rumah Sakit dr Soetomo, dokter Pesta Parulian saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (18/10).

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari tim dokter bedah plastik terkait dengan luka bakar yang diderita korban. Hal ini berkaitan dengan rencana pencucian luka bakar di tubuh korban.

"Kita masih menunggu hasil evaluasi tim bedah plastik. Setelah itu baru bisa kita lakukan pencucian pada luka bakar korban tahap kedua," pungkasnya.

Meski sudah membaik dan bisa berinteraksi, namun korban masih belum bisa berbicara secara verbal. Sebab liga vokalisnya masih bengkak akibat dari menghirup api atau asap panas saat tubuhnya terbakar.

"Seperti yang saya katakan, bahwa korban diduga sempat menghirup api atau asap ataupun uap panas, sehingga liga vokalis masih bengkak, wajah bengkak semua. Ini masih kita observasi, semoga jalan napas paling bawah atau paru-parunya makin membaik," tambahnya.

Sebelumnya, seorang suami di Surabaya nekat membakar istrinya lantaran diduga tidak mau diceraikan pada Selasa (15/10). Kejadian ini terjadi tepatnya di sebuah indekos, Jalan Ketintang Baru II/A No.3 A Surabaya.

Saat itu, pelaku yang diketahui bernama Maspuryanto tengah cekcok mulut dengan istrinya bernama Putri Nalurita. Korban yang baru datang bersama dengan sang ibu dari rumahnya di Tuban, bermaksud mengambil barang-barang miliknya.

Kesal dengan tingkah sang istri, pertengkaran pun tak terhindarkan. Tiba-tiba saja dari dalam kamar, korban diketahui sudah terbakar oleh penjaga indekos. Sedangkan pelaku, melarikan diri menggunakan motor milik penjaga indekos.

Tidak butuh waktu lama, Maspuryanto pun ditangkap polisi saat hendak melarikan diri ke Pati Jawa Tengah. Ia ditangkap polisi usai turun dari sebuah bus di kawasan Rembang, Jawa Tengah. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. KDRT
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini