Komnas HAM Ungkap Kondisi Jenazah Tragedi Kanjuruhan: Wajah Lebam hingga Rahang Patah

Rabu, 5 Oktober 2022 17:13 Reporter : Bachtiarudin Alam
Komnas HAM Ungkap Kondisi Jenazah Tragedi Kanjuruhan: Wajah Lebam hingga Rahang Patah Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. ©2022 REUTERS TV

Merdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan sejumlah fakta usai melakukan investigasi tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Komnas HAM menemukan kondisi fisik jenazah para korban sangat memprihatinkan yang diduga disebabkan gas air mata.

"Pertama adalah kondisi jenazahnya banyak yang mukanya biru, jadi muka biru ini banyak. Ini yang menunjukkan kemungkinan besar karena kekurangan oksigen karena juga gas air mata," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam keterangannya, Rabu (5/10).

Selain wajah lebam, kata Anam, mata korban juga memerah dan mulut berbusa. Kondisi para korban itu didapat Komnas HAM dari pihak keluarga maupun relawan yang menangani para korban.

"Jadi muka biru, terus ada yang matanya merah, keluar juga busa. Jadi teman-teman khususnya keluarga, Aremania, maupun relawan yang menangani jenazah memberikan informasi terkait hal tersebut," kata dia.

2 dari 3 halaman

Korban Alami Patah Tulang

Anam menjelaskan bahwa kondisi wajah biru dan mata merah itu juga dibarengi temuan adanya kondisi luka fisik seperti kaki patah, rahang patah, memar, dan lain sebagainya.

"Ada beberapa yang sangat memprihatinkan karena kena gas air mata adalah kondisi mata. Matanya sangat merah," ujar dia.

Anam melanjutkan, akibat gas air mata banyak juga dari korban yang selamat mengalami sakit mata selepas ditemui pihak Komnas HAM pada lusa setelah tragedi Kanjuruhan.

"Bahkan kami bertemu dengan salah satu korban yang itu peristiwanya hari Sabtu, Senin bertemu kami, Senin baru bisa melihat. Matanya sakit kalau dibuka. Dadanya juga perih, sesak nafas, tenggorokannya perih. Itu beberapa contoh informasi yang kami dapat," kata dia.

3 dari 3 halaman

Total Korban Meninggal 131 Jiwa

Sebelumnya, Polri telah memperbaharui data jumlah korban meninggal dunia pada tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Saat ini korban meninggal dunia menjadi 131 jiwa.

"Ya setelah semalam dilakukan coklit bersama Kadinkes, tim DVI dan direktur RS jumlah korban meninggal dunia 131 orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Rabu (5/10).

Dedi menjelaskan bahwa penambahan korban meninggal ini disebabkan adanya korban yang tidak terdata oleh pihak rumah sakit.

"Penambahan data yang meninggal di non faskes. Karena tim mendatanya korban yg di bawa ke RS," imbuhnya.

Walau belum dirinci kembali untuk data korban lain seperti korban luka ringan maupun korban luka berat. Namun telah ada data sebelumnya. Kepolisian telah mencatat sebanyak 455 jiwa dengan rincian 125 tewas, 21 luka berat, dan 304 luka ringan. [gil]

Baca juga:
Duka dan Trauma Andi Hariyanto Kehilangan Istri-Anak di Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan Bukti Lemahnya Budaya K3 di Indonesia
Jokowi Desak Percepat Investigasi Tragedi Kanjuruhan: Barangnya Kelihatan Semua Kok
Usai Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: FIFA Siap Bantu Perbaiki Sepak Bola Indonesia
Jokowi Bicara Pintu Maut Stadion Kanjuruhan: Pintu Terkunci, Tangga Terlalu Tajam
Wajah Sedih Jokowi Berbincang dengan Korban Kericuhan Stadion Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini