Komnas HAM minta polisi tangkap pelaku pembubaran diskusi PKI

Jumat, 15 November 2013 01:01 Reporter : Kresna
Komnas HAM minta polisi tangkap pelaku pembubaran diskusi PKI G30S PKI. wordpress.com

Merdeka.com - Menindaklanjuti kasus kekerasan yang dilakukan Forum Anti Komunis Indonesia (FAKI) terhadap pembubaran diskusi di Santi Dharma 23 Oktober lalu, Komisaris Komnas HAM Natalius Pigai mendatangi Polda DIY, Kamis (14/11).

Kedatangan Natalius ini untuk menanyakan penanganan hukum yang dilakukan oleh Polda terkait dengan kasus tersebut.

Menurut Natalius, kasus pembubaran diskusi tersebut merupakan pelanggaran HAM, tidak peduli dari kelompok mana yang berdiskusi.

"Itu adalah pelanggaran HAM, orang punya hanya untuk berkumpul, berdiskusi, berserikat menyatakan pendapat, karena itu kami mau berkoordinasi dengan Polda terkait dengan kasus itu," kata Natalius.

Natalius berpendapat seharusnya dalam kasus ini sudah ada tindakan yang diambil karena pelakunya sudah jelas diketahui.

"Pelakunya sudah jelas, kejadiannya juga sudah jelas, tinggal polisi saja yang bertindak menangkap pelaku, membubarkan diskusi itu menjadi kewenangan polisi, bukan sipil," tegasnya

Lebih lanjut dia mengungkapkan motif pembubaran ini harus segera diungkap. Jika tidak, ditakutkan akan terjadi juga kasus-kasus serupa di kota lain.

"Kasus ini harus diungkap cepat, tepat, dan transparan, karena hal ini akan memberikan harapan mengenai kehidupan yang nyaman bagi masyarakat Jogja," imbuh Natalius.

Sebelumnya, Ormas FAKI membubarkan diskusi yang dilakukan oleh sejumlah keturunan korban tragedi PKI tahun 65 di yayasan Santi Dharma, Godean, Sleman. Dalam kejadian tersebut setidaknya dua orang terluka. Koodinator diskusi, Irena juga telah melaporkan kasus ini ke Polda DIY didampingi oleh LBH Yogyakarta. [ian]

Baca juga:
Mahfud MD sebut cara sosialisasi Ditjen Pajak mirip PKI
Lewat buku, Salim Said berbagi cerita lewati tiga zaman
Usai rusuh diskusi soal PKI, warga Banyumas tak bisa dihubungi
Ormas tekan LBH Yogyakarta tak bantu anak PKI

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PKI
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini