Komnas HAM: Ferdy Sambo Belum Konfirmasi untuk Diperiksa Besok

Rabu, 10 Agustus 2022 17:15 Reporter : Merdeka
Komnas HAM: Ferdy Sambo Belum Konfirmasi untuk Diperiksa Besok Irjen Ferdy Sambo diperiksa polisi. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Tersangka kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sambo dijadwalkan untuk diperiksa Komnas HAM besok, Kamis 11 Agustus 2022. Tidak sendiri, Sambo rencananya akan diperiksa bersama sang istri, Putri Candrawathi.

Komisioner Komnas HAM Choirul mengaku, sampai dengan sore ini kepastian itu belum kunjung didapatkan oleh pihaknya.

“Sampai sore ini kami belum dapat konfirmasi, kami masih menunggu (Sambo dan Putri),” katanya di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

2 dari 2 halaman

Dia mendesak, agar Sambo dan Putri bisa secepatnya memberi konfirmasi untuk pemeriksaan lanjutan besok. Dia berharap, agar pemeriksaan tetap dapat dilakukan di Kantor Komnas HAM.

“Kami harap bisa diperiksa disini tapi kami masih menunggu konfirmasi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan masih mencari tempat pemeriksaan yang tepat untuk Ferdy Sambo dan sang istri. Hal itu dilakukan menyangkut status Sambo yang pada saat itu tengah ditempatkan di Mako Brimob Depok. Sehingga membutuhkan izin terkait dari pihak Polri.

"Kamis mungkin bisa pagi atau siang, kami sedang upayakan jadwal yang fix kita akan memeriksa Pak Sambo. Kita sedang bernegosiasi, sebisanya di sini (Kantor Komnas HAM),” kata Taufan kepada wartawan, Selasa 9 Agustus 2022.

Terkait kasus ini, Polisi telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dari hasil pemeriksaan tim khusus, kata Kapolri, telah ditemukan bahwa tidak ada peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, namun hanya penembakan terhadap Brigadir Yosua yang mengakibatkan meninggal dunia.

Kapolri mengungkap bahwa penembakan dilakukan oleh Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu atas perintah Ferdy Sambo.

Listyo mengatakan, penembakan terhadap Brigadir Yosua dengan menggunakan senjata milik Bharada Eliezer. Ferdy Sambo kemudian membuat skenario dengan menembakan senjata milik Brigadir Yosua ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan bahwa seolah-olah terjadi tembak-menembak antara Brigadir Yosua dan Bharada Eliezer.

Reporter: M Radityo

Baca juga:
Komnas HAM Belum Kantongi Data Residu Peluru di Tubuh Ferdy Sambo
Mahfud MD: Polisi Sembunyikan Fakta Kasus Brigadir J Bisa Dipidana
Irjen Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J Tidak Patuh Lapor LHKPN
Bripka RR dan KM Hadir saat Bharada E Diarahkan Ferdy Sambo Habisi Brigadir J
Misteri Motif Pembunuhan Brigadir J & Pengakuan Istri Ferdy Sambo
Jumat, Istri Ferdy Sambo Diperiksa Komnas HAM Terkait Penembakan Brigadir J

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini