Komnas HAM Desak Kapolda Sultra Segera Ungkap Kasus Tewasnya Dua Mahasiswa Saat Demo

Senin, 30 September 2019 16:58 Reporter : Ronald
Komnas HAM Desak Kapolda Sultra Segera Ungkap Kasus Tewasnya Dua Mahasiswa Saat Demo Korban meninggal saat aksi unjuk rasa di DPRD Sultra. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah melantik tiga Kapolda baru, yakni Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Merdysam, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, dan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi. Pelantikan dilakukan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/9).

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepada Merdysam untuk segera mengungkap tewasnya dua mahasiswa di Kendari saat melakukan aksi unjuk rasa. Di mana, dua mahasiswa tersebut tewas terkena peluru tajam dan pukulan benda tumpul.

"Peristiwa ini menjadi tantangan kepolisian khususnya Kapolda yang baru untuk bisa mengungkapkan. Kalau sudah terungkap umumkan ke publik siapa pelakunya," kata Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam, di Gedung Komnas HAM, Jalan Latuhari, Jakarta Pusat, Senin (30/9).

Menurut Choirul, hasil autopsi sudah menyatakan bahwa salah satu mahasiswa tersebut, Randi (21), tewas terkena peluru tajam. Bahkan, Tito telah memerintahkan untuk menyelidiki kasus ini.

"Polisi berjanji karena polisi sudah mengirim dua tim, tim Propam dan Itwasum," ujarnya.

Pasca hasil autopsi sudah diketahui, Choirul meminta kepolisian agar melakukan uji balistik dan forensik guna mengetahui siapa pelaku penembakan. Tak hanya itu, dia juga meminta Kapolda mendalami setiap fakta yang ada di lapangan termasuk pemeriksaan saksi-saksi saat kejadian tersebut.

"Karena cerita lapangan akan menentukan siapa pelakunya bahwa ada uji balistik dan forensik iya tapi uji balistik dan forensik memiliki keterbatasan," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini