Komisi X DPR: Mendikbud Bilang Tidak Benar Aktivitas Sekolah Dibuka Juli 2020

Selasa, 2 Juni 2020 18:35 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Komisi X DPR: Mendikbud Bilang Tidak Benar Aktivitas Sekolah Dibuka Juli 2020 Mendikbud Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo dikabarkan belum memutuskan membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah. Wacana pembukaan kembali kegiatan di sekolah pada Juli 2020 dihembuskan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad.

Wakil Ketua Komisi X Abdul Fikri Faqih menuturkan, saat menggelar rapat dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, kabar tersebut sudah dikonfirmasi. Mendikbud menyatakan kabar itu tidak benar.

"Tanggal 20 Mei lalu Komisi X Raker dengan Kemendikbud dan kita tanya apakah benar Juli sekolah mau dibuka kembali? Mas Menteri (Nadiem Makarim) menyatakan tidak benar, karena Kemendikbud akan taat mengikuti keputusan tim gugus tugas percepatan penanganan pandemi Covid-19," katanya kepada Merdeka.com, Selasa (2/6).

DPR juga mendapatkan masukan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia bahwa tidak selayaknya pelonggaran diberlakukan pada dunia pendidikan dalam menghadapi Pandemi. Karena anak-anak rentan terhadap penularan Covid-19.

"Banyak yang positif dan ada puluhan yang meninggal di Indonesia dari usia anak-anak," jelas dia.

Politikus PKS ini menyampaikan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan tahun ajaran baru bisa dimulai Juli. Namun menggunakan sistem daring.

"Karenanya Komisi X telah membentuk Panja PJJ, Pembelajaran Jarak Jauh. Maknanya bahwa model ini mesti dikuatkan karena pandemi Covid-19 ini belum jelas kapan mencapai titik kulminasi (puncak), melandai lantas menurun. Yang akhirnya kita bisa melakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) seperti biasa dengan tatap muka langsung," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Awal Mula Wacana Sekolah Dibuka Kembali

Sebelumnya Kemendikbud mewacanakan membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Juli 2020. Hal ini dikonfirmasi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad.

Menurut Hamid, keputusan tersebut tinggal menunggu keputusan dari pemerintah pusat. "Sudah dibahas minggu lalu. Tinggal tunggu keputusan pemerintah kalau sudah final," kata dia saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (13/5).

Menurut Hamid, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan hal itu. Dan masih terus mengkoordinasikannya dengan BNPB. Pihaknya masih menunggu keputusan final dari wacana itu. "Tunggu pengumuman resmi saja, masih dikoordinasikan ke BNPB dan Kemenkes," tandasnya.

Sejak pandemi Covid-19 melanda tanah air, Kemendikbud memutuskan aktivitas belajar dan mengajar di rumah. Metode pembelajaran dilakukan lewat aplikasi video dan menyaksikan ditayangan televisi pemerintah kemudian siswa melaporkannya setelah sekolah aktif. [noe]

Baca juga:
Jokowi Disebut Belum Putuskan Aktivitas Sekolah dan Pesantren Dibuka Kembali
Komisi X DPR Minta Pembukaan Sekolah Ditunda Demi Keselamatan Anak
Kemendikbud Diminta Bikin Aplikasi Khusus Belajar Tanpa ke Sekolah saat New Normal
Jokowi Pastikan Pembukaan Rumah Ibadah & Sekolah saat New Normal Lewat Tahapan Ketat
Wagub DKI Sebut Sekolah di Jakarta Belum akan Dibuka 13 Juli
DPRD DKI: Anak Sekolah Sudah Stres, Pemerintah Tak Punya Rencana Jelas

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini