Komisi III Balas Kritik Taufan Damanik Telat Bikin Pansel Pemilihan Komnas HAM

Rabu, 5 Oktober 2022 18:52 Reporter : Ahda Bayhaqi
Komisi III Balas Kritik Taufan Damanik Telat Bikin Pansel Pemilihan Komnas HAM Habiburokhman. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menilai pemilihan Atnike Nova Sigiro sebagai ketua Komnas HAM periode 2022-2027 melanggar undang-undang. Sebab, Atnike dipilih langsung Komisi III saat uji kelayakan dan kepatutan.

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman membantah pernyataan Taufan. Dia berdalih terpilihnya Atnike karena sudah disepakati semua anggota Komnas HAM baru.

"Coba cek saja dengan komisioner Komnas HAM terpilih, Ibu Atnike disepakati oleh mereka untuk dipilih sebagai Ketua Komnas HAM," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/10).

2 dari 4 halaman

Habiburokhman mengatakan, kalau Komnas HAM akan menggelar rapat internal untuk menegaskan posisi Atnike sebagai ketua pun komisi hukum DPR tidak ada masalah.

"Kalaupun nanti ada rapat paripurna di antara mereka mau menetapkan dan menegaskan kembali Bu Atnike sebagai ketua ya enggak ada masalah," katanya.

Politikus Gerindra ini justru menilai Taufan tidak memiliki kewenangan untuk bicara soal Komnas HAM. Habiburokhman mengatakan, Taufan adalah orang yang tidak becus bekerja. Menyiapkan panitia seleksi calon anggota Komnas HAM juga telat.

"Taufan Damanik itu orang yang tidak becus kerja. Kemarin dia bentuk pansel aja telat. Secara moral dia tidak punya legal standing untuk bicara tentang Komnas HAM," ujar Habiburokhman.

3 dari 4 halaman

Ia meminta masalah ini ditanyakan langsung kepada calon anggota Komnas HAM 2022-2027. Apakah merasa diintervensi Komisi III atau tidak.

"Tolong tanya saja sama 11 komisioner terpilih, mereka merasa diintervensi atau tidak," tutupnya.

Sebelumnya, Ahmad Taufan Damanik menilai terpilihnya Atnike Nova Sigiro sebagai Ketua Komnas HAM periode 2022-2027 melanggar aturan. Damanik yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Komnas HAM mengatakan pemilihan ketua harus dilakukan melalui mekanisme internal.

"Di situ jelas tertulis Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh anggota. Di dalam Tatib Komnas HAM Pasal 22 ayat 2 juga dijelaskan memilih Ketua dan Wakil Ketua Komnas HAM itu adalah para komisioner di dalam Rapat Paripurna (internal Komnas HAM)," kata Taufan kepada merdeka.com, Rabu (5/10).

4 dari 4 halaman

Itu telah diatur dalam Undang-Undang 39 Tahun 1999 pasal 83 ayat 3, tertulis "(3) Ketua dan Wakil Ketua Komnas HAM dipilih oleh dan dari Anggota."

Kemudian diejawantahkan dalam Peraturan Komnas HAM Nomor 2 Tahun 2019, Pasal 22 Ayat 2. "Ketua dan 2 (dua) Wakil Ketua dipilih oleh Anggota Komnas HAM dalam Sidang Paripurna."

Alhasil dengan langkah pemilihan Atnike Nova Sigiro sebagai ketua Komnas HAM telah melanggar aturan Paris Principles. Bahwa semua Komnas HAM di dunia diwajibkan untuk independen.

"Karena itu intervensi DPR dalam pemilihan Ketua bisa dinilai mengurangi independensi Komnas HAM RI yang sekarang akreditasinya A," tutur Taufan. [lia]

Baca juga:
Pemilihan Ketua Komnas HAM Periode 2022-2027 Dinilai Langgar Aturan
DPR Sahkan 9 Anggota Komnas HAM 2022-2027, Atnike Nova Sigiro Terpilih jadi Ketua
Daftar Sembilan Nama Calon Anggota Komnas HAM 2022-2027
DPR Cecar Komnas HAM usai Temui Lukas Enembe: Kasus Korupsi atau Pelanggaran HAM?
Komisi III DPR Seleksi Calon Komisioner Komnas HAM
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik Pamit ke Komisi III DPR, Ada Apa?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini