Komisi I: Surpres Panglima Masuk DPR Sore Ini

Rabu, 23 November 2022 13:41 Reporter : Merdeka
Komisi I: Surpres Panglima Masuk DPR Sore Ini Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengungkapkan surat presiden (Surpres) terkait calon Panglima TNI akan diterima hari ini. Istana, kata Meutya Hafid, kemungkinan menyerahkan Surpres tersebut sore ini.

"Sudah berkomunikasi dengan pemerintah. Kemungkinan sore ini masuk. Kita tunggu saja," kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/11).

Politisi Partai Golkar itu enggan menyebut sosok calon Panglima TNI yang diusulkan pemerintah. Namun, Meutya Hafid memastikan Komisi I DPR mengenal semua kandidat calon.

"Untuk nama semua kepala staf berpeluang. Siapa pun dari kepala staf saat ini kami sudah kenal rekam jejaknya. Kita tunggu surat Presiden untuk kepastiannya," katanya.

2 dari 3 halaman

Menurut Meutya Hafid, Komisi I DPR masih memiliki waktu untuk melakukan fit and proper test atau uji kelayakan terhadap calon. Uji kelayakan, lanjut Meutya Hafid, kemungkinan dilakukan sebelum masa sidang berakhir.

"Ini masa sidang terakhir kita punya waktu paling lama sebelum masa sidang berakhir 16 Desember 2022," ujarnya.

Meutya Hafid menambahkan jika surpes masuk pada hari ini, Komisi 1 DPR akan segera uji kelayakan terhadap calon Panglima TNI. "Kalau surpres masuk hari ini, Komisi 1 DPR, Minggu depan siap fit and proper test," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Istana memastikan Presiden Jokowi mengirimkan Surpres Panglima TNI ke DPR hari ini.

"Pada hari ini kita akan dikirim kepada DPR surpresnya, jam-nya belum (surpres dikirim)" kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/11).

Meski begitu, Pratikno belum mau membeberkan siapa calon Panglima TNI pengganti Andika. Dia berkata, DPR yang akan menyampaikan.

"Nanti kalau sudah diterima dari DPR, nanti dari DPR lah yang menyampaikan," kata Pratikno.

Dia hanya bilang, pengganti Andika merupakan Kepala Staf dari matra TNI. Pratikno tidak membeberkan apakah dari matra Laut, Udara atau Darat.

"Jelas kalau calon panglima TNI itu pasti dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif. Kan clue nya gitu," ucap Pratikno.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com. [tin]

Baca juga:
Belum Terima Surpres Jokowi, Komisi I Harap Pergantian Panglima Sesuai Urutan Matra
Istana Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR Hari Ini
DPR Harap Surpres Calon Panglima TNI Bisa Dikirim Pekan Ini
Surpres Nama Pengganti Jenderal Andika Perkasa, Ali Ngabalin: Sudah Ada
Puan Minta Jokowi Segera Kirim Nama Calon Panglima TNI ke DPR
Anggota DPR Tegaskan Calon Panglima TNI Hak Prerogatif Presiden, Tidak Bisa Dipaksa

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini