KNKT umumkan investigasi penyebab jatuhnya Sukhoi

Selasa, 18 Desember 2012 10:08 Reporter : Hery H Winarno
pencarian korban sukhoi. REUTERS / Beawiharta

Merdeka.com - Pesawat Sukhoi Superjet 100 menabrak dan jatuh di Gunung Salak. 45 Penumpangnya tewas, tanpa satu pun selamat dalam tragedi tersebut. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab jatuhnya pesawat pabrikan Rusia itu.

Dari pengalaman sebelum-sebelumnya, penyebab jatuhnya pesawat biasanya karena kesalahan manusia, faktor cuaca atau kerusakan.

Perlu diketahui, pilot yang mengendarai pesawat itu bukan sembarang pilot. Sebab, sang pilot adalah seorang pilot senior berpengalaman dan sempat menjadi pilot pesawat tempur. Pilot bernama Aleksander Nikolaevich Yablonstsev itu bahkan pernah menjalani pendidikan sebagai kosmonot.

Namun, pemerintah Rusia sendiri percaya kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian manusia. Kesimpulan itu didapat setelah pemerintah Rusia menghubungi sejumlah pakar penerbangan.

"Kelalaian manusia paling memungkinkan sebagai penyebab insiden itu," kata Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin, seperti dilansir kantor berita Rusia RIA-Novosti.

Terkait faktor alam, cuaca di Gunung Salak memang mudah sekali berubah. Kabut tebal kerap kali muncul dan menghalangi pandangan pilot dalam menerbangkan pesawat. Namun, saat pesawat nahas itu melintas di gunung yang berada di Jawa Barat itu kondisi cuaca dalam keadaan bersahabat.

Hal ini diketahui dari hasil laporan radar cuaca yang dimiliki BMKG. "Waktu jatuh, tidak ada awan yang ekstrem atau petir, cuaca cukup baik tidak terlalu ekstrem. Memang ada awan tapi bukan awan yang menimbulkan petir atau guntur," kata petugas prakiraan cuaca BMKG, Fadli, saat berbincang dengan merdeka.com.

Lalu apa sebenarnya penyebab jatuh Sukhoi? Hari ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan mengumumkan hasil investigasinya terkait kecelakaan Sukhoi pada 9 Mei 2012. [hhw]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.