KNKT Sebut 70 Persen Kecelakaan Pesawat Disebabkan Human Factor

Kamis, 14 Januari 2021 17:55 Reporter : Yunita Amalia
KNKT Sebut 70 Persen Kecelakaan Pesawat Disebabkan Human Factor Black Box Sriwijaya Air. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1), kembali menambah daftar kecelakaan transportasi di Indonesia. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan 60-70 persen kecelakaan udara disebabkan akibat human error. Human factor yang dimaksud Soerjanto adalah cockpit crew, yakni pilot dan co-pilot.

"Saya ingat statistiknya saja, jadi kontribusi-kontribusi itu yang cukup gede yah antara 60-70 persen dari human factor dari cockpit-nya," ujar Soerjanto kepada merdeka.com, Kamis (14/1).

Kesalahan yang dilakukan cockpit crew menurut Soerjanto cukup beragam, dimulai dari pelatihan, sumber daya manusia, ataupun manajemen. Sementara ia menyatakan, perawatan pesawat sepatutnya bukan menjadi kendala utama atas sebuah kecelakaan udara.

"Jadi maintenance untuk saat ini penyebab kecelakaan bukan hal yang menonjol bukan perlu yang ditakutkan," ujarnya.

Atas data itu Soerjanto mengaku telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak terkait untuk mengoptimalkan segala rekomendasi yang diberikan KNKT.

Namun, Soerjanto menegaskan rekomendasi KNKT tidak bersifat pembuktian satu kasus dan ditindaklanjuti ke ranah pidana.

"Banyak juga kita merekomendasi untuk mengubah beberapa regulasi yang disesuaikan kondisi sekarang ini. Jadi prinsip KNKT adalah bukan untuk ke pengadilan, bukan untuk bukti pengadilan, no blame tidak untuk menyalahkan dan non liability tidak untuk ganti rugi," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Tak Hanya Faktor Tunggal...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini