KKB Bakar Helikopter di Ilaga Papua, TNI Klaim Kondisi 9 Pegawai Terjebak Aman

Selasa, 13 April 2021 14:32 Reporter : Bachtiarudin Alam
KKB Bakar Helikopter di Ilaga Papua, TNI Klaim Kondisi 9 Pegawai Terjebak Aman Kondisi helikopter yang dibakar KKB. Antara

Merdeka.com - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) membakar sebuah helikopter yang terparkir dan sedang jalani perbaikan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4) malam. Helikopter yang dibakar itu mengalami kerusakan mesin dan sedang menunggu kedatangan spare parts dari luar negeri.

"Diperoleh informasi adanya suara tembakan dari arah Bandara Ilaga dan selanjutnya terjadi pembakaran Heli UPMI815 di Apron Bandara Ilaga yang dilakukan oleh KKSB," kata Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Letjen TNI Joni Supriyanto ketika dikonfirmasi, Selasa (13/4)

Joni menjelaskan helikopter yang dibakar bertype MI 85 milik PT. Ersa Air dengan registrasi UP MI815 / Kazhaktan type MI 85 yang dipiloti oleh Pic. Oleksii iegorchev/WNA Ukraina dan FO Valerii Chornomorets /WNA Ukraina serta FE Serik Nurmakhan. Helikopter tersebut sebelumnya tengah beroperasi di Ilaga untuk mengangkut alat berat milik PT. Modern.

"Situasi serta kondisi Bandara Ilaga masih siaga dan sampai saat ini aparat keamanan belum dapat mendekat ke Bandara," kata Joni.

Sementara untuk kondisi saat ini, Joni menyampaikan setidaknya ada sembilan orang yang terjebak di Bandara Ilaga dan belum dapat dievakuasi. Namun, dia bisa memastikan kesembilan pegawai dalam keadaan aman.

"Adapun kesembilan orang pegawai yang terjebak dan belum dapat dievakuasi dalam kondisi aman dengan penjagaan masyarakat serta OAP setempat," pungkasnya.

Sebelumnya, teror dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang membakar sebuah helikopter di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, terjadi pada Minggu (11/4). Aparat menemukan sebuah surat bernada provokatif di lokasi pembakaran helikopter.

Pada surat itu terdapat tulisan 'Dari Lekk Gakak Telenggen dan Militer Murib, Kalau mau kejar sekitar Ilaga ini. Salam Papua Barat'. Pihak Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III membenarkan temuan tersebut.

"Ini ditemukan di TKP (tempat kejadian perkara). Bahwa Lekk Gakak Telenggen dan Militer Murib menyatakan bahwa kalau mau mencari mereka, mereka berada di Ilaga," kata Perwira Penerangan Kogabwilhan III Letkol Laut KH Deni Wahidin dalam keterangannya, Senin (12/4).

Surat itu dinilai bentuk upaya Lekk Gakak Telenggen dan Militer Murib menjadikan Ilaga sebagai daerah pertempuran. Aparat menegaskan pihaknya tidak akan mudah terpancing dengan provokasi tersebut.

"Ini salah satu bentuk provokasi dari LT dan MM yang berusaha memancing aparat keamanan untuk melakukan pengejaran. Yang jelas aparat tidak mudah terprovokasi dan tidak mau masyarakat terus menjadi korban dari perbuatan-perbuatan keji KKSB," ujarnya.

Aparat keamanan berhasil mengidentifikasi pelaku pembakaran helikopter yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka adalah Prenggen Telenggen, Abu Bakar Kogoya, Lerymayu Telenggen, dan Numbuk Telenggen.

Untuk kesekian kali, KKSB melakukan aksi teror di Papua. Termasuk menebar ketakutan di dunia penerbangan yang notabene hal yang sangat vital dalam hal transportasi di Papua. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini